Demo Menentang Perda Tangerang Diwarnai Bentrokan

Demo Menentang Perda Tangerang Diwarnai Bentrokan

- detikNews
Rabu, 19 Apr 2006 16:18 WIB
Jakarta - Aksi demonstrasi menentang Perda Tangerang nomor 8 tahun 2005 tentang Larangan Pelacuran di depan kantor DPRD Tangerang berakhir dengan bentrokan, Rabu (19/4/2006). Dua peserta aksi dari Urban Poor Consortium (UPC) luka-luka dalam bentrokan ini.Demonstrasi menolak dan mendesak agar DPRD mencabut Perda Tangerang ini pada awalnya berlangsung damai. Sekitar 200 anggota UPC, Jaringan Rakyat Miskin Kota Tangerang dan Koalisi Perempuan Indonesia melakukan longmach dari GOR Tangerang menuju kantor DPRD Tangerang.Sekitar pukul 12.00 WIB, massa tiba di gedung DPRD. Mereka kemudian melakukan aksi di depan gedung itu menuntut agar Perda Nomor 8 dicabut karena dinilai mendiskriminasikan perempuan. Perempuan hanya dijadikan korban karena mereka yang terkena hukuman. Sementara, laki-laki hidung belang sebagai bagian dari pelacuran tidak mendapat sanksi.Namun, tidak jauh dari tempat massa penentang Perda Pelacuran, sekitar 300 orang yang pro dengan perda juga melakukan aksi. Polisi akhirnya memisahkan kedua massa yang sama-sama melakukan aksi di depan gedung DPRD. Kelompok massa pro perda antara lain dari Laskar Islam, Front Pemuda Reformasi, FPI dan lain-lain.Tidak lama kemudian kedua massa berdekatan dan bentrokan tidak dapat dihindari. "Mereka tiba-tiba mendekati dan meminta kami bubar. Polisi menyerbu kami, saya dan Takbir Akbar dikeroyok dan dipukuli," kata Didik, salah seorang aktivis UPC saat dihubungi detikcom.Kedua orang ini akhirnya diselamatkan oleh provost polisi, kemudian dibawa ke pos polisi. "Saat ini kami berada di RSU Tangerang untuk visum. Setelah selesai, kami akan laporkan tindakan kekerasan ini ke polisi," kata Didik. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads