Seorang Pedagang Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pekanbaru

Raja Adil Siregar - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 18:45 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto Ilustrasi (Thinkstock)
Pekanbaru -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda, pembaca, yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Seorang wanita berusia 55 tahun di Kota Pekanbaru, Riau, ditemukan tewas dalam kondisi tergantung. Mayat korban ditemukan ketua RT setempat.

"Selain lihat banyak lalat dari jendela, juga tercium bau sama warga. Merasa curiga, warga melaporkan ke saya, saya laporkan ke Polsek," kata ketua RT setempat, Indra Sardo, di lokasi, Senin (25/10/2021).

Sardo mengaku menerima laporan dari warga sekitar pukul 15.00 WIB. Dia kemudian melaporkan hal itu ke Polsek Sukajadi yang kemudian datang mengecek rumah itu.

"Setelah dicek ditemukan mayat gantung diri. Kondisinya tadi sudah hitam, udah 4 hari kurang-lebih kata polisi," ujar Sardo.

Sardo menyebut korban tinggal di rumah itu bersama putrinya. Sedangkan suaminya telah meninggal dunia setelah terpapar COVID-19.

Dia mengatakan anak wanita itu ditemukan terdiam di depan mayat ibunya. Anak tersebut juga diduga tidak makan sejak 4 hari lalu.

"Tadi didobrak sama polisi pintu belakang untuk masuk. Anaknya ini diam saja lihat ibunya, tidak ada minta bantuan atau apa. Sudah 4 hari tidak makan," kata Sardo.

Kapolsek Sukajadi, Kompol Hendrizal Gani, mengatakan korban ditemukan tewas gantung diri di kamar anaknya.

"Ditemukan korban tergantung di kamar anaknya diperkirakan sudah 4 hari. Dalam kamar itu ada anaknya berumur 14 tahun," kata Gani.

Dia mengatakan anak dari wanita yang bunuh diri itu penyandang disabilitas mental. Menurutnya, polisi lebih dulu mengamankan anak tersebut.

(ras/haf)