KaBIN: Kunjungan Tokoh GAM Tak Timbulkan Instabilitas di Aceh

KaBIN: Kunjungan Tokoh GAM Tak Timbulkan Instabilitas di Aceh

- detikNews
Rabu, 19 Apr 2006 15:01 WIB
Jakarta - Kedatangan tokoh Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dari Swedia dan Malaysia ke Aceh dinilai tidak akan menimbulkan instabilitas. Justru bisa membuat keadaan di Aceh menjadi lebih baik.Pendapat ini disampaikan Kepala Badan Intelijen Negara (KaBIN) Syamsir Siregar ketika dicegat wartawan di Kantor Kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (19/4/2006).Hal itu dikatakannya ketika dimintai komentar kedatangan pimpinan GAM dari Swedia dan Malaysia ke Aceh hari ini.Rombongan dari Swedia ada sembilan orang, di antaranya Malik Mahmud, Zaini Abdullah, dan Bakhtiar Abdullah. Sementara dari Malaysia terdiri dari dua orang.Namun DPR meminta agar BIN mewaspadai kedatangan mereka yang justru bisa membawa dampak negatif. Berikut petikan wawancara wartawan dengan Syamsir Siregar:Apakah kunjungan itu akan meningkatkan instabilitas di Aceh?Oh, tidak akan menimbulkan instabilitas. Dan tentunya mereka mungkin akan membuat ini lebih baik lagi. Karena selama ini mereka kan di luar terus, jadi orang sini untuk berkoordinasi sulit.Bukankah GAM sudah menegaskan perjuangan di wilayah politik? Apakah akan membahayakan Aceh?Untuk sekarang ini, kita terus ikut meneliti tentang masalah-masalah seperti Rancangan Undang-Undang Pemerintahan Aceh.Apa yang diharapkan dari kunjungan mereka?Nggak apa-apa. Mereka datang sebagai warga negara biasa kok. Itu kan dulu pimpinan, sekarang sebagai warga negara.Bagaimana soal pengamanannya?Nggak perlu diaman-amankan.Tapi kok sambutannya khusus?Siapa yang nyambut? Tidak ada yang khusus. (zal/)


Berita Terkait