Polisi soal Kecelakaan Maut TransJ: Bisa Human Error, Bisa Vehicle Error

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 14:19 WIB
Penampakan bus Transjakarta yang terlibat kecelakaan di MT Haryono, Jaktim
Penampakan bus Transjakarta yang terlibat kecelakaan di MT Haryono, Jaktim (dok.Polda Metro Jaya)
Jakarta -

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab kecelakaan maut bus Transjakarta Vs Transjakarta di MT Haroyono, Cawang, Jaktim. Kecelakaan ini mengakibatkan sopir dan seorang penumpang tewas.

"Kami akan lihat apa ini human error? Artinya bisa saja sopir mengantuk atau melamun tidak konsentrasi," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Gedung Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (25/10/2021).

Selain mendalami faktor human error, polisi juga masih mendalami penyebab kecelakaan tersebut. Salah satunya terkait fungsi rem.

"Bisa jadi ini vehicle error. Artinya kerusakan pada rem misalnya rem tidak berfungsi atau blong. Kita akan panggil ahli atau teknisi yang sesuai dengan jenis kendaraan ini," ungkap Sambodo.

Peristiwa tabrakan maut itu terjadi pagi hari tadi sekitar pukul 08.45 WIB. Total ada 39 orang menjadi korban.

Sambodo memeriksa korban dari tabrakan maut itu. 37 di antaranya mengalami luka-luka dan dua orang lainnya dinyatakan meninggal dunia.

"Data terakhir korban seluruhnya 39. Dua meninggal dunia, 37 orang luka. Sebanyak 37 luka ini tengah kami data berapa luka berat dan luka ringan," terang Sambodo.

Sambodo menambahkan, penyelidikan kasus ini akan dilakukan secara menyeluruh. Sistem kerja dari TransJakarta pun menjadi hal yang disorot kepolisian.

"Termasuk kita akan cek kalau human error kenapa dia ngantuk kapan terakhir dia istirahat bagaimana sistem pekerjaannya, diberi kesempatan nggak untuk istirahat," ujar Sambodo.

"Karena ini akan menjadi tidak hanya laka ini saja tapi ini akan kita gunakan untuk evaluasi sistem kerja bus TransJakarta supaya kejadian serupa tidak terulang lagi," tambahnya.

(ygs/mea)