detikcom Do Your Magic

Pedagang Dekat Tanggul Hek: Setiap Air Meninggi Kita Tutup Kios

Marteen Ronaldo Pakpahan - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 13:05 WIB
Pedagang di kios sekitar tangggul jebol kawasan Hek Kramat Jati, Jl Raya Bogor, Jakarta Timur, 25 Oktober 2021. (Marteen Ronaldo P/detikcom)
Deden, pedagang di kios sekitar tangggul jebol kawasan Hek Kramat Jati, Jl Raya Bogor, Jakarta Timur, 25 Oktober 2021. (Marteen Ronaldo P/detikcom)
Jakarta -

Perbaikan permanen tanggul di Kali Baru, dekat perumahan Bulak Rantai, Kramat Jati, Jakarta Timur telah rampung. Kendati begitu, pengerjaan perbaikan tanggul permanen di sekitar Hek masih baru dimulai.

Berdasarkan pantauan detikcom di Tanggul sementara Hek, perbaikan masih bersifat sementara, berupa karung-karung pasir dan kayu yang dipasang untuk menekan arus deras air.

Pedagang di kios sekitar tangggul jebol kawasan Hek Kramat Jati, Jl Raya Bogor, Jakarta Timur, 25 Oktober 2021. (Marteen Ronaldo P/detikcom)Tangggul jebol kawasan Hek Kramat Jati, Jl Raya Bogor, Jakarta Timur, 25 Oktober 2021. (Marteen Ronaldo P/detikcom)

Selama ini, para pemilik kios yang berada di sekitar pertigaan Hek Kramat Jati, yakni di pinggir Jl Raya Bogor, Jakarta Timur, panik dan was-was tatkala air kiriman dari Bogor datang dan hujan deras mengguyur. Deden (60), salah satu pemilik kios Penjual dan Reparasi Senapan Angin di Kramat Jati, Jakarta Timur ini mengatakan bahwa dirinya sering kali takut ketika hujan turun.

"Iya kalau sekarang sih terkadang masih banjir juga kalau tidak hujan mah. Tergantung tinggi airnya, patokan kita di sini kalau sudah melewati besi otomatis kita pasti tutup semua kiosnya, soalnya takut juga kita," kata Deden saat ditemui, Senin (25/10/2021).

Deden juga menerangkan, ketika hujan mulai turun dan ketinggian air diatas besi, maka luapan air langsung turun ke bawah dan membahayakan orang yang tengah melalui jalan tersebut.

"Kalau sekarang karena mungkin di Bogor tidak hujan, jadi agak sedikit membaik lah, biasanya sampai ke jalan raya semata kaki tuh genangannya," jelasnya.

Pedagang di kios sekitar tangggul jebol kawasan Hek Kramat Jati, Jl Raya Bogor, Jakarta Timur, 25 Oktober 2021. (Marteen Ronaldo P/detikcom)Pedagang di kios sekitar tangggul jebol kawasan Hek Kramat Jati, Jl Raya Bogor, Jakarta Timur, 25 Oktober 2021. (Marteen Ronaldo P/detikcom)

Menurutnya, perbaikan tanggul Hek sendiri sudah diwacanakan sejak bulan Februari yang lalu. Ia pun berharap, agar perbaikan tanggul Hek sendiri dapat segera dipermanenkan, tidak hanya diganjal dengan karung tanah dan pagar kayu seperti sekarang. Bila tanggul diperbaiki permanen, maka air kiriman dari Bogor tidak membahayakan warga sekitar atau pengendara roda dua dan empat yang tengah melintasi jalan tersebut.

"Kita paling minta supaya tanggul yang jebol ini ya diperbaiki dengan baik, karena kan kalau dibiarkan kayak gini nantinya semakin membahayakan warga dan pengendara sepeda motor juga," tegasnya.

Sementara itu pemilik kios lainnya, Jawoto yang berada di kawasan yang sama mengatakan bahwa pasca tanggul hek beberapa waktu lalu jebol, banyak hewan yang masuk dari bekas tanggul yang roboh.

"Iya binatang akhirnya masuk melalui tanggul yang terkikis itu, akhirnya masuk dari lobang itu dan keluar ke sini," terang Jawoto.

Pedagang di kios sekitar tangggul jebol kawasan Hek Kramat Jati, Jl Raya Bogor, Jakarta Timur, 25 Oktober 2021. (Marteen Ronaldo P/detikcom)Jawoto, pedagang di kios sekitar tangggul jebol kawasan Hek Kramat Jati, Jl Raya Bogor, Jakarta Timur, 25 Oktober 2021. (Marteen Ronaldo P/detikcom)

Ia pun menerangkan, bahwa sekalipun wilayah Jakarta tidak diguyur hujan, akan tetapi banjir dan luapan air kiriman dari Bogor tetap melalui tanggul Hek tersebut.

"Jadi misalnya musim kemarau pun, kalau di sana hujan, sama saja tetap keluar juga airnya dan menggenangi jalan raya," katanya.

Pedagang di kios sekitar tangggul jebol kawasan Hek Kramat Jati, Jl Raya Bogor, Jakarta Timur, 25 Oktober 2021. (Marteen Ronaldo P/detikcom)Penanggulangan sementara tangggul jebol kawasan Hek Kramat Jati, Jl Raya Bogor, Jakarta Timur, 25 Oktober 2021. (Marteen Ronaldo P/detikcom)

Apalagi, tanggul tersebut sudah dua tahun lebih tidak pernah diperbaiki oleh pemerintah setempat, sehingga ketika terjadi banjir, maka akan ada genangan dan luapan yang mengganggu aktivitas warga.



Simak Video "Penampakan Genangan di Hek Kramat Jati, Air Mengalir dari Kios Percetakan"
[Gambas:Video 20detik]
(dnu/dnu)