Survei Poltracking: 67,4% Responden Puas Kinerja 2 Tahun Jokowi-Ma'ruf

Tim detikcom - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 12:43 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden Maruf Amin memimpin rapat kabinet terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (30/10/2019). Dalam rapat tersebut membahas penyampaian progam dan kegiatan di bidang perekonomian.
Jokowi dan Ma'ruf Amin (Foto: Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Sebanyak 67% responden puas terhadap 2 tahun kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Jika ditelaah, responden paling puas dengan kinerja pemerintah di bidang politik dan paling rendah di penegakan hukum.

Ini adalah gambaran survei Lembaga Poltracking Indonesia yang dirilis hari ini, diambil dari sampel 1.220 responden yang terdiri dari warga negara Indonesia berusia di atas 17 tahun dengan menggunakan metode multistage random sampling. Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan protokol kesehatan pada 3-10 Oktober. Margin of error kurang lebih 2,8% dengan tingkat kepercayaan 95%,

Surveyor Poltracking memberikan pertanyaan, 'Bagaimana penilaian Bapak/Ibu/Saudara terhadap kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) - Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat ini?'

Hasilnya adalah sebanyak 67,4% puas (5,6% sangat puas, 61,8% cukup puas), 27,8% tidak puas (22,9% tidak puas, 4,9% sangat tidak puas), dan 4,8% tidak menjawab.

"Tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin adalah 67,4 persen," kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda dalam konferensi pers, Senin (25/10/2021).

Surveyor juga bertanya kepada responden terkait kepuasan terhadap kinerja masing-masing antara Jokowi dan Ma'ruf Amin. Hasilnya, tingkat kepuasan publik terhadap Jokowi lebih tinggi ketimbang Ma'ruf Amin.

Jokowi
Puas : 68,4%
Tidak puas : 28,2%

Ma'ruf Amin
Puas : 60,3%
Tidak puas : 34,1%

Kemudian, Poltracking membagi tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah per bidang. Hasilnya bidang politik & stabilitas nasional (64,1%) yang mendapatkan kepuasan tertinggi, diikuti sosial budaya (60,5%) dan kesehatan (60,0%).

"Namun demikian, kepuasan pada bidang penegakan hukum (52,8%) adalah yang terendah," kata Hanta.

(isa/gbr)