BNPB Bagikan 111.500 Masker Selama STQ Nasional di Maluku Utara

Erika Dyah - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 12:00 WIB
Bagi-bagi masker di STQ Nasional
Foto: BNPB
Jakarta -

Pandemi COVID-19 membuat perhelatan Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) Nasional ke XXVI tahun 2021 digelar dengan cara berbeda dari sebelumnya. Seluruh peserta, panitia, dan masyarakat yang terlibat dalam STQ Nasional ini diwajibkan untuk menaati protokol kesehatan selama berada di lingkungan lomba.

Sebagaimana diketahui, gelaran STQ Nasional ke XXVI berlangsung di Kota Sofifi, Maluku Utara mulai 16 hingga 22 Oktober 2021 lalu.

Dalam gelaran ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Tim Pendamping Satuan Tugas Protokol Kesehatan (Satgas Prokes) STQ telah menyalurkan 111.500 masker kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Utara yang didistribusikan kepada masyarakat.

"BNPB telah memberikan sebanyak 111.500 masker baik itu masker medis maupun masker kain, selain itu diberikan 2 unit mesin PCR dan 15 unit thermo gun melalui BPBD Maluku Utara," ungkap Ketua Tim BNPB Pendamping Satgas Prokes STQ Nasional, Asep Supriatna dikutip dari laman resmi BNPB pada Senin (25/10/2021).

Asep mengungkap seluruh unsur yang terlibat dalam STQ sudah melaksanakan protokol kesehatan yang ketat.

"Sebelum bertanding, peserta, official dan hakim di swab antigen, selain itu para peserta ditempatkan di perumahan ASN 1, 2, 3 sehingga termonitor kesehatan dan keberadaannya," katanya.

Ia menambahkan, petugas Satgas Prokes juga disebar di beberapa titik untuk melakukan sosialisasi dan mengingatkan protokol kesehatan pada seluruh elemen yang terlibat.

"Satgas khusus prokes ditempatkan di lima venue untuk sosialisasi prokes, membagikan masker dan memastikan prokes diterapkan, selain itu semua venue disiapkan tempat cuci tangan dengan air dan sabun" sambungnya.

Selain di venue perlombaan, Asep mengatakan masker juga dibagikan kepada masyarakat dengan mobil masker keliling ke area keramaian masyarakat, sekolah, dan tempat ibadah.

Meski STQ telah usai dan Maluku Utara saat ini berada pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level II, Asep tetap berharap agar masyarakat di Maluku Utara dapat terus menjalankan protokol kesehatan hingga pandemi usai.

"Diharapkan penerapan prokes khususnya di wilayah Provinsi Maluku Utara tetap dijalankan meskipun kegiatan STQ Nasional ke XXVI tahun 2021 telah selesai penyelenggaraannya guna menekan tingkat penyebaran COVID-19," pungkasnya.

Lihat juga video saat 'Gerakan Bagi-bagi Masker di Sulawesi Utara':

[Gambas:Video 20detik]



(ncm/ega)