Hadapi Invasi AS, Chavez Mulai Latih Warga Venezuela

Hadapi Invasi AS, Chavez Mulai Latih Warga Venezuela

- detikNews
Rabu, 19 Apr 2006 13:10 WIB
Caracas - Presiden Venezuela Hugo Chavez yakin benar Amerika Serikat (AS) akan melancarkan serangan militer ke negaranya. Chavez berulang kali mengingatkan publik Venezuela bahwa invasi AS sudah dekat.Kini, Chavez bahkan mulai menggelar pelatihan milisi sipil serta tentara Venezuela untuk melakukan perlawanan jika terjadi invasi AS. Demikian seperti dilansir kantor berita Associated Press, Rabu (19/4/2006).Para warga sipil dilatih untuk melancarkan perang gerilya yang dianggap sebagai satu-satunya cara untuk melawan pasukan AS yang bersenjata jauh lebih maju.Chavez berniat memiliki 1 juta personel pria dan wanita bersenjata dalam pasukan cadangan militer. Sejauh ini, sudah 150 ribu orang yang bergabung. Kini, tengah dibentuk pula unit-unit milisi untuk Pasukan Teritorial pimpinan Chavez.Para kritikus mencetuskan, tujuan sebenarnya dari mobilisasi milisi adalah menciptakan alat-alat untuk menekan penolakan internal dan mempertahankan kursi kepresidenan Chavez dengan semua cara.Ribuan relawan Pasukan Teritorial yang terdiri dari para ibu rumah tangga, mahasiswa, pekerja bangunan saat ini tengah menjalani pelatihan. Mereka mendapat bayaran US$ 7,45 per sesi."Kami akan menjadi prajurit negara," tegas Roberto Salazar, pria pengangguran berusia 49 tahun yang mengikuti pelatihan militer."Warga Venezuela perlu mengetahui bagaimana menjadi orang-orang militer sehingga kami bisa membela negeri kami dan presiden kami," imbuh Salazar.Kebanyakan relawan datang dari daerah-daerah kumuh. Dari sanalah Chavez mendapat dukungan terbesar. Para relawan ini melakukan latihan mereka pada setiap akhir pekan. Salah satu yang diajarkan adalah bagaimana menggunakan senapan penyerang dan bagaimana menyelamatkan diri dari kepungan gas airmata.Presiden Chavez menegaskan, semua warga Venezuela kini harus bersiap untuk terjun dalam perang perlawanan. (ita/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads