Round-Up

Wanti-wanti Jangan Mendaki Sebab Gunung Abang 'Retak' Usai Gempa Bali

Tim detikcom - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 07:40 WIB
Tebing di Gunung Abang longsor
Foto: Tebing di Gunung Abang longsor (dok . Polres Bangli)
Denpasar -

Pemerintah setempat mewanti-wanti agar masyarakat tidak mendaki Gunung Abang. Sebab, gunung tersebut 'retak' usai gempa mengguncang Bali beberapa waktu lalu.

Keretakan Gunung Abang itu terlihat dalam sebuah postingan yang merekam kondisi gunung pascagempa magnitudo 4,8. Video itu pun viral di media sosial (medsos). Dugaan keretakan tersebut tepat berada di jalur pendakian Gunung Abang.

Potret salah satu keretakan Gunung Abang pascagempa magnitudo 4,8 Bali (Dok. KPH Bali Timur) Foto: Potret salah satu keretakan Gunung Abang pascagempa magnitudo 4,8 Bali (Dok. KPH Bali Timur)

Namun, dugaan keretakan itu belum dapat dipastikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli. Rencananya dugaan keretakan itu akan dicek oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

"Kaitan ini mohon maaf tidak bisa kita komentarin ya, karena kondisi pasti di atas seperti apa kita tidak tahu. Mudah-mudahan besok katanya tim PVMBG tiba di lokasi sehingga bisa dianalisis," kata Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bangli, I Ketut Agus Sutapa, kepada detikcom, Selasa (19/10/2021).

Agus Sutapa belum berani memastikan keretakan yang terjadi di Gunung Abang. Namun menurutnya, peristiwa longsor sering terjadi di lereng gunung tersebut.

"Tapi kami tidak berani bilang itu ada retakan. Tapi kalau longsor susulan kemarin sore iya. Bahkan bongkahan batu besar juga turun dari titik satu longsoran. Dari titik awal itu," jelasnya.

Menurutnya, longsoran lereng Gunung Abang cukup berbahaya bagi masyarakat. Sebab ada sebanyak tiga desa yang berada tepat di kaki gunung tersebut, yakni Desa Teruyan, Desa Abang Songan, dan Desa Abang Batu Dinding.

Meski demikian, tidak semua rumah warga berada di zona rentan tertimpa longsoran. Banyak juga rumah warga yang berada di zona hijau atau zona aman dari bahaya longsornya Gunung Abang.

"Kan begini, ada yang masih di zona hijau permukimannya. Kalau yang longsoran ini jauh dari permukiman. Kecuali yang lima yang terdampak di (Desa) Teruyan, yang lainnya kan relatif jauh (dari) Gunung Abang yang rawan longsoran," jelasnya.

Aktivitas pendakian ditutup, simak selengkapnya di halaman berikut

Simak juga 'Imbauan Ma'ruf Amin Usai Bali Diguncang Gempa M 4,8':

[Gambas:Video 20detik]