Round-Up

Pentung Kepala Mahasiswa Bikin Polisi di NTB Terancam Sanksi-Pidana

Tim detikcom - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 05:56 WIB
Barikade polisi menggunakan  tameng. dikhy sasrailustrasidetikfoto
Ilustrasi (Foto: detikcom/dikhy sasra)

Kapolda NTB Minta Maaf

Kapolda NTB, Irjen Mohammad Iqbal buka suara terkait tindakan yang dilakukan anggotanya saat pengamanan unjuk rasa di NTB. Iqbal mengaku minta maaf atas perbuatan anggotanya tersebut.

"Polda NTB melalui Bapak Kapolda NTB, memohon maaf atas perilaku anggotanya yang melakukan kekerasan dalam aksi demonstrasi itu," ucap Artanto.

Briptu A Terpancing Emosi

Diketahui, unjuk rasa mahasiswa itu terjadi di depan gedung DPRD NTB pada Kamis (21/10) lalu. Para mahasiswa turun ke jalan berdemonstrasi menyampaikan aspirasi berkaitan dengan refleksi dua tahun pemerintahan Jokowi-Ma'ruf

Bentrokan itu disinyalir karena reaksi kepolisian terkait adanya aksi bakar ban yang dilakukan oleh pihak mahasiswa. Hingga akhirnya tersiar kabar bahwa seorang mahasiswa terluka di kepala.

"Jadi anggota ini terpancing emosi, padahal sebelumnya, tim penanganan unjuk rasa diminta untuk tidak melengkapi diri dengan peralatan PHH, seperti tongkat dan tameng, namun Briptu A tetap membawa (tongkat polisi)," tuturnya.


(maa/maa)