Otoritas Saudi Temukan Depot Bahan Peledak
Rabu, 19 Apr 2006 12:00 WIB
Riyadh - Sebuah depot bahan peledak telah ditemukan otoritas Arab Saudi di Kota Riyadh. Otoritas Saudi juga telah menangkap lima tersangka militan yang terkait upaya penyerangan yang gagal terhadap pabrik pengolahan minyak pada Februari lalu."Investigasi menuntun kami ke salah satu depot mereka di bagian timur kawasan Al-Sulai di Riyadh dan kami menemukan 123 kantong berisi bahan peledak yang beratnya lebih dari satu setengah ton," ujar seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri Saudi.Depot tersebut diserbu aparat beberapa hari lalu. Di lokasi tersebut, aparat juga menyita 3 mobil, 16 pistol, 8 senjata mesin dan senapan, amunisi, telepon genggam, peralatan video, dan sejumlah disk. Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (19/4/2006). Dikatakan pejabat Kementerian Dalam Negeri Saudi, kelima tersangka tersebut ditangkap setelah baku tembak di dekat Riyadh pada akhir Februari lalu. Peristiwa itu menewaskan lima orang lainnya yang diduga terkait plot serangan ke pabrik pengolahan minyak Abqaiq."Mereka mungkin telah ditangkap selama beberapa operasi. Saya belum punya keterangan lengkap," tutur Mansur al-Turki, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Saudi.Dia mengaku tidak tahu apakah kelima tersangka itu anggota jariangan al Qaeda atau bukan. Juga belum jelas apakah para militan tengah merencanakan serangan terbaru dengan menggunakan bahan-bahan peledak yang ditemukan polisi di Riyadh.Al-Qaeda telah dituding mendalanngi serangkaian pengeboman berdarah dan serangan terhadap warga Barat di negeri itu sejak Mei 2003 silam. Al Qaeda juga dituding berniat menggulingkan mornarki Al-Saud yang telah memimpin negeri kaya minyak itu sejak berdiri tahun 1932 lampau.
(ita/)











































