Aktivis Kecam Kasus Anjing Mati Usai Ditangkap Satpol PP di Pulau Bayak Aceh

Dwi Andayani - detikNews
Minggu, 24 Okt 2021 07:18 WIB
Jakarta -

Foto serta video disertai narasi soal seekor anjing yang mati setelah ditangkap untuk dipindahkan oleh Satpol PP Aceh Singkil dari Pulau Banyak, Aceh Singkil, viral di media sosial. Pendiri Jakarta Animal Aid Network (JAAN) Karin Franken mengkritik tindakan Satpol PP tersebut.

"Sangat amat keterlaluan apa yang terjadi dan betul-betul seenaknya Satpol PP dan instansi lain yang terlibat, dan kalau sesuai SOP seharusnya nggak meninggal," ujar Karin kepada wartawan, Sabtu (23/10/2021).

Karin mengatakan petugas sebaiknya membicarakan lebih terlebih dulu dengan pemilik anjing. Selanjutnya bila sepakat anjing dipindahkan, perlu adanya fasilitas kandang yang memadai.

"Pertama, jangan diambil begitu saja. Kalau ada masalah bicarakan dulu sama pemiliknya. Kedua, kalau memang sudah sepakat pindahkan anjingnya, di transportasi dalam kandang yang memang untuk anjing dengan ukuran sesuai," kata Karin.

"Tapi menurut saya ambil anjing begitu saja sangat keterlaluan. Kami (semua NGO) akan ramaikan terus karena menurut kami sangat unacceptable anjing orang diambil begitu saja oleh Satpol PP," tuturnya.

Karin mengatakan anjing yang dipindahkan itu merupakan anjing resor, sehingga bukan urusan Satpol PP. Bila terdapat kasus anjing gigit orang, tindakan perlu dilakukan oleh dinas terkait, bukan Satpol PP.

"Itu anjing resor sana dan sebenarnya bukan urusan mereka. Kalau seandainya anjing gigit orang mungkin lain cerita, kalau ada kasus gigitan begitu yang seharusnya turun dinas terkait. Bisa didampingi Satpol, tapi tetap urusan dinas," kata Karin.

Menurut Karin, tidak ada warga di sana yang melaporkan ataupun keberatan atas keberadaan anjing tersebut. Karin juga menilai dinas bisa melakukan pengecekan ada-tidaknya kasus yang melibatkan anjing di daerah tersebut.

"Dan saya dengar yang tinggal disana tidak ada melaporkan, karena mereka tidak keberatan ada anjing. Bisa jadi yang melaporkan tamu yang datang," ujar Karin.

"Kalau ini masalahnya hanya karena tidak suka anjing sangat keterlaluan. Dinas boleh check kalau ada kasus gigit. Anjingnya di sana baik-baik saja dan nggak ada kasus apa pun, ada pemilik dan tinggal di resor. Seharusnya bukan urusan mereka," imbuhnya.

Tonton video Viral tentang rumah hantu drive thru di MOI Kelapa Gading di bawah ini:

[Gambas:Video 20detik]