Depkes Siap Tempur Hadapi Merapi
Rabu, 19 Apr 2006 11:06 WIB
Jakarta - Aktivitas vulkanik Gunung Merapi membuat pemerintah waspada. Departemen Kesehatan (Depkes) sudah menyiapkan berbagai jurus untuk menghadapi bencana Merapi."Ini dari pengalaman tsunami, maka saya minta semua data dibuat sebaik-baiknya," ujar Menkes Siti Fadilah Supari usai pelantikan pejabat eselon I dan II di Depkes, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (19/4/2006).Dijelaskannya, Depkes sudah menyiapkan sejumlah posko evakuasi, 23 truk untuk evakuasi, ambulans sampai ke Desa Dukun, Magelang, obat-obatan dan 160 kantung mayat. Depkes juga membuat pendataan jumlah penduduk, termasuk data ibu hamil dan balita. "Jadi kalau ada sesuatu yang hidup berapa nanti sudah jelas," imbuhnya.Mengenai tenaga medis, Depkes siap memobilisasi dokter dari tiga kota. Sebanyak 15 dokter disiapkan dari Semarang, 20 dokter dari Solo dan 40 dokter dari Yogyakarta. Sejumlah RSUD di Sleman, Magelang dan Boyolali juga telah disiagakan."Dokter siap anytime untuk dimobilisasi dan sudah latihan. Tapi saya harap mudah-mudahan tidak terjadi bencana," tukas wanita berkacamata ini.Pejabat BaruPagi ini Menkes mengangkat sejumlah pejabat eselon I di lingkungan Depkes. Pejabat baru yang diangkat itu adalah Richard Panjaitan sebagai Dirjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Triono Soendoro sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Krissna Tirta Widjaja sebagai Staf Ahli Menkes Bidang Teknologi Kesehatan dan Globalisasi. Faiq Bahfen sebagai Staf Ahli Menkes Bidang Mediko Legal, serta Fione A Pangemanan sebagai Direktur RSU Prof Dr RD Kandou Manado.
(fjr/)











































