Sopir Metromini S64 Akan Dipindahkan ke RS Polri Soekanto

Sopir Metromini S64 Akan Dipindahkan ke RS Polri Soekanto

- detikNews
Rabu, 19 Apr 2006 10:54 WIB
Jakarta - Etrizal, sopir Metromini S64 yang tabrakan dengan KRL Ekspres Pakuan telah melewati masa kritis dan telah sadarkan diri. Ia akan segera dipindahkan dari RSUD Budi Asih ke RS Polri Dr Soekanto Kramatjati."Pemindahan itu untuk menghindari keluarga korban yang takutnya datang dan tidak senang dengan sopir Metromini S64 ini," kata Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD Budi Asih, dr Hamonangan kepada wartawan di RSUD Budi Asih, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (19/4/2006).RSUD Budi Asih juga memerintahkan kepada suster jaga, petugas keamanan dan keluarga Etrizal agar berhati-hati dan berjaga-jaga dalam menerima tamu.Etrizal sendiri hingga pukul 10.45 WIB masih tidur. Laki-laki itu berselimut sehingga yang tampak hanya luka di kepala, muka dan pipi.Selain Etrizal, RS Budi Asih juga merawat dua penumpang metromini yang menjadi korban tabrakan, yakni Farhan dan Dedi Jakarsa.Ketiga korban telah dirontgen di bagian dan kepala dan seluruh tubuhnya, Selasa 18 April kemarin sore. Hasil rontgen akan diketahui siang nanti.Farhan yang kini telah sadarkan diri menceritakan, penumpang sebenarnya telah meminta sopir Metromini S64 agar tidak melintasi palang kereta api. Namun sopir nekat karena ingin menambah penumpang."Kan di dalam metromini dia, penumpang cuma 15 orang, sedikit. Jadi dia buru-buru mengejar penumpang lain," cerita Farhan.Setelah kejadian tabrakan itu Farhan mengaku tidak ingat apa-apa lagi dan baru tersadar dirinya sudah berada di RS. Lihat Juga: Foto-foto Metromini Korban KRL Pakuan (iy/)


Berita Terkait