Petinggi GAM dari Swedia Tiba di Medan
Rabu, 19 Apr 2006 10:51 WIB
Medan - Akhirnya keinginan para petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang bermukim di Swedia bisa kembali ke Indonesia terlaksana.Tepat pukul 09.45 WIB, 11 petinggi GAM yang selama ini bermukim di Swedia dan Malaysia tiba di Bandara Polonia Medan dengan menggunakan pesawat Malaysian Airlines.Dari 11 petinggi GAM ini, 9 orang merupakan rombongan dari Swedia dan 2 orang dari Malaysia. Petinggi GAM dari Swedia yang tiba antara lain Malik Mahmud, Zaini Abdullah, dan Bakhtiar Abdullah.Kedatangan para petinggi GAM disambut oleh sekitar 20 aktivis GAM. Tampak di antara penyambut adalah mantan juru bicara panglima GAM Sofyan Daud dan representasi GAM di Aceh Monitoring Mission (AMM) Irwandi Yusuf.Belasan wartawan dan aparat keamanan, baik yang berpakain sipil maupun seragam, juga tampak berada di area penjemputan.Rombongan petinggi GAM ini selanjutnya akan bertolak ke Banda Aceh pukul 15.00 WIB. Saat ini mereka tengah menuju ke Hotel Tiara di Jalan Cut Mutia sebagai tempat transit.Kepada wartawan, Bakhtiar Abdullah menyatakan sangat bahagia bisa kembali ke Indonesia. Selain itu kedatangannya untuk melihat bagaimana perkembangan Aceh pascaperjanjian damai. "Kami juga akan melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak dan tentu juga akan bertemu dengan keluarga," kata Bakhtiar Abdullah kepada wartawan di Bandara Polonia, Rabu (19/4/2006).Irwandi Yusuf, representasi GAM di AMM, menyatakan, ada beberapa agenda yang akan dilakukan Malik Mahmud dan kawan-kawan di Banda Aceh. Antara lain akan bertemu dengan pimpinan Pemprov NAD, pemerintah pusat, dan AMM.
(jon/)











































