Golkar Ingin Ulang Kemenangan 20 Tahun Lalu, Survei Membuktikan...

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Sabtu, 23 Okt 2021 17:40 WIB
Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto di HUT Golkar ke-57.
Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto di HUT Golkar ke-57 (Karin Nur Secha/detikcom)
Jakarta -

Partai Golkar ingin kembali mengulang kemenangan 2004 pada Pemilu 2024. Lantas, bagaimana target kemenangan tersebut jika dilihat dari survei terbaru?

Sebagaimana diketahui, Ketua Dewan Pengarah Partai Golkar Akbar Tandjung menjelaskan, sejak reformasi hingga 2019, jumlah kursi Partai Golkar di DPR RI terus menurun. Namun sejumlah tokoh Golkar kini menjabat sebagai menteri dan pimpinan lembaga negara. Akbar menilai Golkar harus percaya diri untuk mengulang kemenangan yang diraih 20 tahun lalu.

"Ini semua membuat menjadi confidence, kepercayaan diri kita, bahwa menyongsong Pemilu 2024 kita harus mempersiapkan diri dengan lebih sungguh dengan harapan, kalau pada tahun 2004 kita pernah jadi pemenang, insyaallah tahun 2024, 20 tahun kemudian, kita juga bisa menjadi pemenang," kata Akbar Tandjung dalam seminar daring nasional 'Dua Dasawarsa Kemenangan Golkar 2004-2024', Sabtu (16/10/2021).

detikcom pun merangkum tiga survei pemilu terbaru terkait elektabilitas partai politik. Dalam tiga survei tersebut, Golkar selalu berada di posisi tiga besar. Berikut ini hasil surveinya:

1. Litbang Kompas

Litbang Kompas merilis hasil survei elektabilitas partai politik Oktober ini. Hasilnya, PDIP masih menempati pucuk survei, kemudian disusul Gerindra dan Golkar.

Survei ini dilakukan lewat wawancara tatap muka pada 26 September-9 Oktober 2021. Sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi Indonesia. Tingkat kepercayaan survei ini 95 persen dengan margin of error plus-minus 2,8 persen.

Tiga besar dalam survei ini yakni PDIP dengan suara 19,1 persen. Urutan kedua diisi Gerindra 8,8 persen dan ketiga Golkar 7,3 persen.

Berikut lengkap hasil survei Litbang Kompas periode Oktober:

PDIP 19,1%
Gerindra 8,8%
Golkar 7,3%
PKS 6,7%
Demokrat 5,4%
PKB 3,9%
NasDem 2,0%
PPP 1,3%
PAN 1,7%
Perindo 1,6%
PSI 0,8%
Hanura 0,3%
Berkarya 0,0%
PKPI 0,0%
Garuda 0,3%
PBB 0,0%
Tidak Jawab 40,8%



Simak Video "Golkar Optimistis Raih Peningkatan Suara di Pilkada dan Pileg"
[Gambas:Video 20detik]