Ragunan Dibuka Lagi Usai DKI PPKM Level 2, Begini Suasananya

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 23 Okt 2021 11:01 WIB
Suasana di Taman Ragunan hari pertama pembukaan PPKM level 2 (Toriq/detikcom)
Suasana di Ragunan pada hari pertama pembukaan PPKM level 2 (Toriq/detikcom)
Jakarta -

Taman Margasatwa Ragunan (TMR) kembali dibuka hari ini setelah DKI Jakarta berstatus PPKM level 2. Pengunjung yang datang tak begitu ramai pada pembukaan hari pertama.

Pantauan detikcom di Taman Margasatwa Ragunan, pukul 10.30 WIB, Sabtu (13/3/2021), tampak pengunjung berdatangan tapi tak begitu ramai. Untuk saat ini pintu masuk yang dibuka hanya untuk pintu utama yang berada di utara. Selain itu, TMR memberlakukan aturan ganjil-genap, sehingga yang boleh memasuki kawasan ini ialah yang pelat nomor mobilnya ganjil.

Tampak pula orang tua bersama anak-anak memasuki ragunan mengenakan masker. Orang dewasa harus terlebih dahulu screening memakai aplikasi PeduliLindungi. Namun cek screening ini tidak berlaku bagi anak-anak. Ada juga sejumlah pengunjung yang bersepeda di TMS.

Suasana di Taman Ragunan hari pertama pembukaan PPKM level 2 (Toriq/detikcom)Suasana di Ragunan pada hari pertama pembukaan PPKM level 2 (Toriq/detikcom)

Selain itu, pengunjung wajib menunjukkan QR code yang didapat setelah mengisi formulir online sehari sebelumnya. QR code ini ditunjukkan kepada petugas untuk di-scan.

Ragunan Dibuka Hari Sabtu

Sebelumnya, diberitakan bahwa Taman Margasatwa Ragunan (TMR) akan dibuka saat DKI Jakarta menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2. Rencananya pembukaan dilakukan pada Sabtu.

"Betul, hari Sabtu Ragunan insyaallah buka," kata Kepala Bagian Humas Ragunan Wahyudi Bambang saat dimintai konfirmasi, Kamis (12/10/2021).

Bambang menerangkan, kebun binatang itu beroperasi pukul 07.00-14.30 WIB. Sesuai dengan Keputusan Gubernur Nomor 1245 Tahun 2021, kapasitas pengunjung dibatasi 25 persen dan anak-anak di bawah 12 tahun dibolehkan memasuki lokasi wisata.

"Anak-anak sudah boleh masuk asalkan mereka mendapat pendampingan dari orang tuanya," ujarnya.

(rdp/idh)