Round-Up

Sentilan PDIP soal Rapat Era SBY Dibalas Demokrat Pamer Capaian

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 23 Okt 2021 05:45 WIB
detikcom saat wawancara khusus dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Kuningan, Jakarta.
SBY (Grandyos Zafna/detikcom)

"Pak SBY juga berhasil melunasi utang IMF, menaikkan pendapatan per kapita masyarakat, mampu mengatasi dampak krisis ekonomi dunia, dan Indonesia menjadi negara G20. Pak SBY juga mampu menangani bencana alam dengan baik dan mendapatkan penghargaan internasional, mengendalikan flu burung dan wabah penyakit lainnya," ucapnya.

Sementara itu, Elite Partai Demokrat (PD) Kamhar Lakumani mengungkit pernyataan Jusuf Kalla (JK) yang menilai pemerintahan SBY lebih terarah.

"Merujuk pada testimoni Pak JK yang pernah menjadi wakil presiden Pak SBY dan juga pernah menjadi wapres Pak Jokowi, bahwa di zaman SBY lebih ringkas, lebih terarah, dan lebih cepat dalam mengambil keputusan. Kalau zamannya Pak Jokowi, semua soal dirapatkan. Jadi dalam seminggu rapatnya bisa 4-5 kali," kata Kamhar kepada wartawan, Jumat (22/10/2021).

Kamhar menilai wajar JK mengatakan hal itu. Menurutnya, SBY sudah terbiasa karena memiliki pengalaman di kalangan militer.

Kamhar mengatakan tuduhan Hasto ke SBY salah alamat. Dia menyebut Hasto hanya tertidur saat SBY menjabat presiden.

"Jadi, sekali lagi, kalau yang dimaksudkan Hasto adalah Pak SBY, bukan hanya salah alamat. Mungkin Hasto sebelum pemerintahan Pak Jokowi hanya hidup di alam mimpi, tak mengenal realitas. Karenanya, mengutip dan memodifikasi yang lagi viral dan kekinian di media sosial 'Hei, Hasto, bangun, ko tidor terlalu miring, bangun. Nanti ko pe otak juga ikutan miring'," tuturnya.


(gbr/rfs)