Pemerintah Gencarkan Vaksinasi Door to Door untuk Capai Herd Immunity

Inkana Putri - detikNews
Jumat, 22 Okt 2021 21:34 WIB
Personel kepolisian menuntun nenek bernama Tarmi usai melakukan penyuntikan di rumahnya Kelurahan Kalinyamat Wetan, Tegal, Jawa Tengah, Kamis (21/10/2021). Tarmi merupakan lansia tertua dengan usia 102 tahun yang mengikuti vaksinasi COVID-19 di Kota Tegal. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/foc.
Foto: ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah
Jakarta -

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan pemerintah telah mengupayakan berbagai strategi untuk memperluas cakupan vaksinasi dan melindungi masyarakat. Salah satunya melalui vaksinasi secara door to door atau dari pintu ke pintu yang dikoordinasikan oleh Badan Intelijen Negara (BIN).

"Vaksinasi dari pintu ke pintu yang ditinjau Presiden Joko Widodo di di Kelurahan Karang Rejo, Tarakan, Selasa (19/10) lalu, merupakan salah satu upaya pemerintah untuk merealisasikan target vaksinasi agar kita semua bisa segera mencapai kekebalan komunal," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (22/10/2021).

Johnny menilai cara ini efektif untuk menjangkau daerah dengan partisipasi vaksin yang rendah atau masyarakat yang tinggal di wilayah pemukiman padat penduduk. Bahkan, hal ini juga dinilai sangat membantu pemerintah menjangkau masyarakat di daerah-daerah pelosok.

Ia berharap pelayanan ini dapat memudahkan masyarakat mendapatkan vaksin secepatnya. Dengan demikian, mereka dapat memperoleh perlindungan dan terproteksi dari penyebaran COVID-19.

"Melalui vaksinasi dari pintu ke pintu, maka petugas vaksin dan vaksinator yang akan datang ke rumah-rumah warga," katanya.

Dalam hal ini, pemerintah akan terus meningkatkan upaya vaksinasi guna mencapai 70 persen sasaran pada akhir tahun ini. Untuk itu, Johnny mengajak seluruh pihak untuk bahu membahu mencapai target tersebut.

Johnny menegaskan pemerintah juga telah memastikan semua vaksin yang digunakan di Indonesia aman dan berkhasiat sejalan dengan Persetujuan Penggunaan dalam Kondisi Darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM).

"Presiden Jokowi menekankan pada akhir tahun 2021 pemerintah menargetkan sebanyak 70 persen masyarakat telah divaksin," ujarnya.

Per 20 Oktober, Johnny menyebut capaian vaksinasi dosis ke-1 di Indonesia telah mencapai 109,79 juta masyarakat. Dari jumlah tersebut, 64,62 persen masyarakat telah mendapatkan vaksinasi dosis ke-1. Di sisi lain, vaksinasi dosis ke-3 khusus untuk tenaga kesehatan tercatat telah menjangkau 1,08 juta orang.

Terkait capaian ini, Johnny mengapresiasi masyarakat yang telah memiliki kesadaran untuk melakukan vaksinasi. Apresiasi juga ditujukan bagi masyarakat yang mau mengajak keluarga, saudara, dan orang lingkungan sekitar untuk vaksinasi. Hal ini mengingat vaksinasi menjadi salah satu kunci dalam mengendalikan COVID-19 di Indonesia.

"Vaksinasi menjadi kunci penting pengendalian COVID-19 di Indonesia serta menjadi modal penting untuk kita agar bisa hidup sehat berdampingan dengan COVID-19. Namun, untuk memastikan vaksinasi memberi dampak maksimal, pemerintah meminta masyarakat tidak lengah dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan sekalipun sudah mendapatkan vaksinasi," pungkasnya.

Lihat juga video 'Polres Tasikmalaya 'Jemput Bola' Bantu Warga Vaksinasi Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]



(fhs/ega)