Pekan Depan, KPK Periksa 3 Pimpinan DPRA soal Pengadaan Kapal Aceh Hebat

Agus Setyadi - detikNews
Jumat, 22 Okt 2021 19:39 WIB
Petugas pelabuhan berada di kapal KMP Aceh Hebat-1 saat kedatangan kapal tersebut, di pelabuhan penyeberangan Ulee Lheue, Banda Aceh, Aceh, Jumat (15/1/2021). Pengadaan tiga kapal baru, KMP Aceh Hebat -1, KMP Aceh Hebat-2 dan KMP Aceh Hebat-3 menggunakan anggaran APBA senilai 178 miliar itu nantinya akan segera dioperasikan untuk transportasi wilayah terluar di Aceh,  yakni pulau Sabang, pulau Simeulue dan pulau Banyak. ANTARA FOTO/Ampelsa/hp.
Ilustrasi / Kapal Aceh Hebat (Foto: ANTARA FOTO/AMPELSA)

Tentang Kapal Aceh Hebat

Pemprov Aceh diketahui memesan tiga kapal untuk mempercepat konektivitas antarkepulauan. Kapal yang tengah dibuat tersebut ditargetkan beroperasi pada 2021.

"Saya optimistis bisa diselesaikan dan beroperasi pada Januari 2021. Kalau kita lihat schedule (jadwal) dari PT Adiluhung Saranasegara, itu pada akhir November akan di-delivered ke Aceh, dan tergantung cuaca," kata Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah dalam keterangan kepada wartawan, Selasa (8/9/2020).

Kapal yang diberi nama 'Aceh Hebat' itu dibuat di tiga tempat. Proses pembuatan dilakukan di tengah masa pandemi COVID-19. Ketiga kapal yang dibeli tersebut melayani rute Banda Aceh-Sabang, Labuhan Haji-Simeulue, dan Singkil-Pulau Banyak.

KMP Aceh Hebat 1 telah diluncurkan. Peresmian kapal roro 1.300 GT itu dilakukan di galangan PT Multi Ocean Shipyard (PT MOS) di Karimun, Kepri, Sabtu (3/10/2020).

Setelah diluncurkan, kapal tersebut bakal mengikuti beberapa pengujian lagi, seperti uji kemiringan, uji berlayar, dan fungsi seluruh komponen. Kapal ini bakal melayani rute Meulaboh-Labuhan Haji-Simeulue.

Sementara itu, KMP Aceh Hebat 2, yang memiliki bobot 1.100 GT, dikerjakan oleh PT Adiluhung Saranasegara di Bangkalan, Madura. Kapal tersebut akan melayani pelayaran dari Balohan Sabang-Ulee Lheue Banda Aceh.

Sedangkan KMP Aceh Hebat 3, yang berbobot 600 GT, dikerjakan oleh PT Citra Bahari Shipyard di Tegal. Kapal ini melayari rute Singkil-Pulau Banyak.


(agse/jbr)