detikcom Do Your Magic

Tumpukan Sampah Sumbat Kali Jambe, Belakang Rest Area Km 19 Tol Japek

Marteen Ronaldo Pakpahan - detikNews
Jumat, 22 Okt 2021 13:16 WIB
Sampah di Kali Jambe, Jatimulya, Kabupaten Bekasi, 22 Oktober 2021. (Marteen Ronaldi Pakpahan/detikcom)
Sampah di Kali Jambe, Jatimulya, Kabupaten Bekasi, 22 Oktober 2021. (Marteen Ronaldi Pakpahan/detikcom)
Bekasi -

Di kali belakang rest area Km 19 Tol Jakarta-Cikampek ini, sampah menumpuk dan menyumbat aliran sungai. Permukaan sungai tak terlihat lagi di sudut Kabupaten Bekasi ini.

Kondisi ini terpantau di Kali Jambe yang berada di Jatimulya, RT 07/08, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi, Jumat (22/10/2021).

Berdasarkan pantauan detikcom di lokasi, tumpukan sampah tersebut menimbulkan sumbatan yang menumpuk di bawah jembatan. Bau tidak sedap menguar dari tumpukan sampah ini.

Tumpukan sampah dekat Tol Jakarta-Cikampek (Mohammed Bin Zayed Elevated Toll Road) ini terdiri atas pelbagai jenis limbah, termasuk limbah rumah tangga hingga batang-batang kayu.

Sampah di Kali Jambe, Jatimulya, Kabupaten Bekasi, 22 Oktober 2021. (Marteen Ronaldi Pakpahan/detikcom)Sampah di Kali Jambe, Jatimulya, Kabupaten Bekasi, 22 Oktober 2021. (Marteen Ronaldi Pakpahan/detikcom)

Di atas permukaan kali terdapat Rumah Pemotongan Sapi Jatimulya. Adapun permukiman rumah warga berada tak jauh di sebelah barat.

Dayok (50), salah satu warga, yang ditemui di sana mengatakan kondisi sampah menumpuk tersebut kerap terjadi dan membuat aliran Kali Jambe tersumbat.

"Bukan cuma hari ini saja, dari sebelum-sebelumnya juga sering terjadi. Apalagi kalau hujan datang, ini sampahnya terus berdatangan dari ujung selatan," katanya saat ditemui di lokasi.

Sampah di Kali Jambe, Jatimulya, Kabupaten Bekasi, 22 Oktober 2021. (Marteen Ronaldi Pakpahan/detikcom)Sampah di Kali Jambe, Jatimulya, Kabupaten Bekasi, 22 Oktober 2021. (Marteen Ronaldi Pakpahan/detikcom)

Menurutnya, sampah tersebut berasal dari perumahan sebelah selatan. Dia mengklaim warga dekat tumpukan sampah ini justru jarang membuang sampah di kali.

"Kalau warga di sini jarang sekali buang sampah di sini, karena ini kan ada perdanya. Kalau buang sampah di sini, akan terkena denda," terangnya.

(dnu/dnu)