Yaqut 'Serahkan' Kursi Menag Sehari ke Santri Afi Ahmad Ridlo

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 21 Okt 2021 19:09 WIB
Serah terima jabatan Menag sehari (dok. Kemenag)
Foto: Serah terima jabatan Menag sehari (dok. Kemenag)
Jakarta -

Yaqut Cholil Qoumas 'menyerahkan' kursi Menteri Agama (Menag) ke santri bernama Afi Ahmad Ridlo. Afi pun menjadi Menag sehari untuk peringatan hari santri.

Dilihat dari situs Kemenag, Yaqut 'menyerahkan' jabatannya ke Afi di Kantor Kemenag pada Kamis (21/10/2021). Penyerahan jabatan ini merupakan hasil dari program Sayembara Santri Sehari Menjadi Menteri yang menjadi rangkaian Peringatan Hari Santri 2021.

Yaqut tampak menyerahkan pin Menag ke Afi. Hal tersebut disaksikan para pejabat eselon I Kemenag.

"Saya meminta seluruh jajaran pejabat eselon I dan ASN Kementerian Agama dapat membantu Afi yang akan menggantikan saya hari ini," ucap Yaqut usai menyematkan pin Menteri Agama kepada Afi.

Dia berpesan ke Afi untuk melaksanakan tugas dengan baik. Dia mempersilakan Afi menggunakan ruangannya.

"Untuk Afi, hari ini saya 'serahkan' Kementerian Agama, seluruh yang ada di sini, ruangan Menteri Agama, silakan dipergunakan. Manfaatkan kesempatan di sini untuk memberikan kontribusi untuk umat. Laksanakan, dan amankan!" ucap Yaqut.

Afi merupakan santri Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur. Dia duduk di kelas 12 Madrasah Aliyah Nurul Jadid. Afi menjadi Menag sehari setelah menyisihkan 140 peserta lain dalam sayembara yang digelar Kemenag.

"Dengan kegiatan ini kita berharap santri ini bangkit semangatnya, bangkit kepercayaan dirinya. Pesan yang ingin kita sampaikan adalah bahwa santri itu bisa menjadi apa saja," ucap Yaqut.

"Jadi santri tidak perlu minder, tidak perlu merasa terpinggirkan karena negara juga sudah memberikan afirmasi yang luar biasa kepada para santri," imbuhnya.

Afi mengaku bangga bisa menjadi Menag sehari. Dia mengatakan hal ini merupakan kesempatan belajar yang baik.

"Saya mewakili semua santri nusantara ingin menunjukkan kalau santri itu bisa. Dan kita itu punya potensi untuk memimpin bangsa. Beberapa orang memang memiliki paradigma meminggirkan pesantren. Di forum ini, saya dan teman-teman ingin membuktikan bahwa santri punya lebih dari yang kalian pikirkan," tuturnya.

Dia mengajak para santri dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan negeri. Menurutnya, santri harus berperan dalam dakwah di berbagai lini.

"Santri kalau hanya bisa ngaji, tapi tidak bisa berbakti pada negeri, jadinya useless. Kita harus bisa memainkan peran dakwah di berbagai lini. Bukan sekedar dakwah memberikan ceramah atau tausiyah, tapi juga menjadi teladan di berbagai bidang," ucapnya.

Selama menjalankan tugas Sehari Menjadi Menteri, Afi didampingi Ghufron Ihsan santri pondok pesantren Al Muhajirin III, Purwakarta dan Nur Winda santri pondok pesantren DDI Salman Allakuang Sidrap. Keduanya merupakan pemenang ke-2 dan ke-3 Sayembara Santri Sehari Menjadi Menteri.

Selama menjadi Menag sehari, Afi bertugas memimpin rapat Pimpinan Kemenag. Dia juga bertugas menerima audiensi dengan tamu Menag.

Lihat juga video 'Menag Minta Tokoh Agama Beri Pencerahan Soal Vaksin Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/tor)