4 Skenario Letusan Merapi

4 Skenario Letusan Merapi

- detikNews
Rabu, 19 Apr 2006 03:07 WIB
Jakarta - Pemerintah memprediksi ada 4 kemungkinan arah letusan gunung Merapi dengan tingkat risiko yang berbeda-beda.Keempat skenario tersebut yaitu, pertama, letusan akan terjadi secara normal ke arah barat daya dengan risiko rendah. Kedua, letusan terjadi ke arah utara dengan risiko cukup rawan. Ketiga letusan terjadi ke arah selatan dengan tingkat risiko cukup rawan. Keempat, terjadi longsoran pada puncak Merapi dengan tingkat risiko tinggi."Skenario ketiga jarang terjadi tapi bukan tidak mungkin terjadi. Sementara yang paling rawan bila puncak merapi longsor, karena akan meluapkan puluhan juta kubik material, tanah, serta sedimen," ujar Menkokesra Aburizal Bakrie, usai Rakor yang membahas tanggap darurat gunung Merapi, di kantor Menkokesra, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (18/4/2006).Dalam Rakor tersebut turut hadir antara lain Mensos Bachtiar Chamsyah, Mendiknas Bambang Sudibyo, Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Mar'ie Muhammad, Wakil Gubernur Jawa Tengah Ali Mufiz, Wakil Gubernur DIY Paku Alam IX, Bupati Sleman Ibnu Subiyanto, dan Bupati Boyolali Sri Mulyanto.Persiapan MatangIcal, sapaan akrab Aburizal, beserta para pejabat yang hadir dalam rakor telah menyatakan kesiapannya dalam menantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi jika Merapi meletus."Pada umumnya semua (pemerintah daerah) sudah menyatakan kesiapannya. Kita sudah siapkan tempat penampungan sementara juga penampungan akhir. Termasuk logistik, dapur umum, MCK, serta kebutuhan kesehatan," terang Ical.Dijelaskan juga, tindakan evakuasi terhadap masyarakat akan dilakukan jika status Merapi meningkat menjadi awas. Hingga saat ini pemerintah belum menetapkan status awas Merapi.Untuk mengantisipasi kerawanan dalam hal keamanan harta benda milik masyarakat pada saat evakuasi, Ical menyatakan telah menyiapkan 3.800 personel kepolisian yang siap diturunkan sewaktu-waktu.Departemen kesehatan sendiri telah menyiapkan 28 puskesmas di kabupaten Magelang, Boyolali dan Sleman. RS Sardjito dan RS Karyadi ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan.Sementara PMI telah menyiapkan 24.000 masker, tenda pleton, serta perlengkapan dapur umum. Tim serta sarana sanitasi dan air bersih juga telah dipersiapkan. (fjr/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads