LBH Ungkap Ibu Pelapor 'Ayah Perkosa 3 Anak' Tak Dipanggil Resmi Polisi

Hermawan Mappiwali - detikNews
Kamis, 21 Okt 2021 16:27 WIB
Ilustrasi Pencabulan Anak. Andhika Akbarayansyah/detikcom.
Ilustrasi pencabulan (Andhika Akbaryansyah/detikcom)
Makassar -

LBH Makassar mengungkap sebab ibu yang melaporkan kasus 3 anaknya diduga diperkosa ayahnya tidak menghadiri panggilan polisi. LBH Makassar selaku pendamping hukum ibu tersebut menyebut kliennya tidak menerima panggilan resmi dari polisi.

"Iya, belum ada konfirmasi resmi ke kami," ujar Ketua Divisi Perempuan Anak dan Disabilitas LBH Makassar Resky Pratiwi kepada detikcom, Kamis (21/10/2021).

Resky pun meminta agar pernyataan itu dimintakan konfirmasi kembali ke polisi. Sebab, hingga kini pihak penyidik belum mengirimkan surat undangan klarifikasi.

"Baiknya dikonfirmasi ke polisinya. Dalam rangka apa dipanggil, apakah untuk proses penyelidikan?" kata Resky.

"Kalau iya, mestinya kan ada pemberitahuan melalui surat, tidak langsung datang cari-cari pelapor ke rumah dan kantornya," lanjut dia.

Menurut Resky, posisi ibu korban seharusnya dimintai klarifikasi perihal pelaporan dugaan pemerkosaan tiga anak yang mana terlapor merupakan ayah korban.

"Posisinya kan saksi. Jadi dia (harusnya) diundang untuk memberi keterangan, tidak datang langsung," ungkap Resky.

Diberitakan sebelumnya, penyidik menuding wanita RS, ibu di kasus 'ayah perkosa tiga anak' menjadi sulit ditemui penyidik sejak kasus itu dibuka lagi dengan laporan polisi model A.

Menurut pihak kepolisian, penyelidikan penyidik kini terhambat karena RS susah ditemui. Padahal keterangan ibu korban sangat diperlukan penyidik.

"Oleh sebab itu, penyidik berusaha menemui ibu itu tidak datang. Bahkan datang ke kantornya itu dikatakan dia ambil cuti," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan, Selasa (19/10).

(hmw/nvl)