Vaksinasi di Kalsel Masih Rendah, Jokowi Terima Laporan Stok Vaksin Kurang

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Kamis, 21 Okt 2021 16:20 WIB
Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi di Kalsel
Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi di Kalsel (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau vaksinasi di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel). Jokowi menerima laporan capaian vaksinasi di Kalsel masih rendah.

"Akhir tahun ini, akhir Desember kita berharap 70 persen warga kita sudah tervaksin. Tadi saya mendapat laporan dari Gubernur Kalimantan Selatan bahwa di provinsi, kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan baru mencapai 33 persen," kata Jokowi seperti dalam video yang ditayangkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (21/10/2021).

Jokowi mengajak semua pihak untuk bekerja keras mempercepat vaksinasi. Jokowi meminta agar stok vaksin segera dihabiskan.

"Oleh sebab itu, ini perlu kerja keras dan saya minta seluruh kota dan kabupaten bekerja. Dandimnya, kapolresnya, kepala daerahnya, semua bersama-sama bekerja sehingga vaksin yang ada di setiap kabupaten, kota segera dihabiskan. Tadi saya sudah sampaikan kepada kepala dinas kesehatan provinsi, apabila stok habis segera menyampaikan ke pusat ke Menkes atau ke saya, akan kita kirim sesuai kebutuhan yang dibutuhkan oleh Provinsi Kalsel," ujar Jokowi.

Jokowi kemudian menerima laporan vaksinasi Kabupaten Tanah Laut. Jokowi menerima laporan vaksinasi di Tanah Laut masih rendah.

"Total pencapaian vaksinasi kami masih cukup rendah sekitar 23,08 persen sampai kemarin sore. Hal ini dikarenakan kendala kami mendapatkan vaksin memang masih cukup kurang," ujar salah seorang pejabat di Tanah Laut.

"Stok vaksin, cukup?" tanya Jokowi.

"Vaksinnya masih sangat kurang, Pak," jawab pejabat tersebut.

"Oke nanti saya kirim," balas Jokowi.

Setelah itu, Jokowi juga menerima laporan dari Kabupaten Tapin. Capaian vaksinasi di Tapin juga relatif masih rendah.

"Sudah 25,8 persen, Pak," kata salah seorang pejabat di Tapin.

Jokowi lantas mengingatkan target vaksinasi nasional. Menurut Jokowi, target untuk mencapai 70% vaksinasi tinggal 2 bulan lagi.

"Hati-hati target kita akhir tahun itu 70 persen. Jadi tinggal waktu 2 bulan, tinggal waktu 60 hari yang harus kita kerja agar 70 persen itu tercapai dan saya minta dibantu pemerintah daerah, dibantu Kodim, dibantu Polres untuk segera menyelesaikan ini. Urusan vaksin nantinya kami akan kirim," ujar Jokowi.

Jokowi selanjutnya menerima laporan dari Kota Banjarbaru. Capaian vaksinasi di kota tersebut lebih tinggi dibanding 2 daerah sebelumnya.

"Perlu kami laporkan cakupan vaksinasi untuk Banjarbaru pada dosis pertama ini tercakup 56,48 persen dan dosis kedua cakupan kami 35,70 persen serta pada hari ini kami melaksanakan vaksinasi sebanyak 1.500 orang ini bekerja sama dengan TNI, Polri, Kejaksaan, serta dari Kadin dan KNPI," ujar salah seorang perwakilan Kabupaten Banjarbaru.

Jokowi pun bertanya kesiapan Banjarbaru untuk mengejar target 70% vaksinasi pada akhir tahun. Kota Banjarbaru menyatakan siap.

"Insyaallah di bulan November sudah 70 persen," ujar perwakilan Kabupaten Banjarbaru.

(knv/tor)