TNI Jawab Klaim Rachel Vennya Tak Karantina Sama Sekali di RSDC

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 21 Okt 2021 15:57 WIB
Jakarta -

Rachel Vennya mengaku tidak menjalani karantina sama sekali di RSDC Pademangan, Jakut, sepulang dari Amerika Serikat. Namun pihak TNI berkata lain.

Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS mengatakan pihaknya akan mempelajari keterangan Rachel Vennya itu. Namun, informasi yang diperoleh pihak TNI, Rachel Vennya sempat ke Wisma Atlet.

"Ya itu masih dipelajari ya memang informasinya datang namun dia keluar lagi," ujar Kolonel Arh Herwin BS di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (21/10/2021).

Untuk diketahui, Rachel Vennya sebelumnya di YouTube Boy William mengaku sama sekali tidak dikarantina di RSDC Pademangan. Namun beredar foto di media sosial dirinya dan kekasihnya, Salim Nauderer sedang berada di RSDC Wisma Atlet.

Sementara itu, Herwin mengatakan, dari hasil penyelidikan pihaknya, ada 2 anggota TNI yang membantu Rachel Vennya kabur saat karantina. Selain FS dari TNI AU, ada IG dari Paskhas AU.

"Yang Satgas Bandara itu berasal dari Korps AU dan satu kemudian yang di Pademangan itu berasal dari Wing Satu Paskhas," ungkap Herwin.

Herwin menambahkan, kedua oknum itu telah dinonaktifkan dari satuan Kogasgapad. Keduanya tengah mengikuti proses pemeriksaan di polisi militer.

"Nanti akan diperiksa oleh polisi militer di satuan asalnya," tutur Herwin.

Sebelumnya, pihak Kodam Jaya telah angkat bicara soal adanya oknum anggotanya yang terlibat membantu Rachel Vennya kabur saat karantina. Selebgram itu diketahui kabur atas bantuan seorang oknum TNI.

Oknum TNI anggota pengamanan Bandara Soekarno-Hatta berinisial FS diduga membantu selebgram Rachel Vennya kabur dari karantina di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara. FS sudah dinonaktifkan dari kesatuan TNI.

Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS mengatakan FS dinonaktifkan sejak Kamis (14/10/2021). Dia mengatakan FS dinonaktifkan oleh Pangdam Jaya Mayjen Mulyo Aji seusai acara syukuran Markas Brigkav 1 Limpung Alugoro di Serpong Utara, Tangerang Selatan.

"Sudah dinonaktifkan. Artinya, dari kemarin setelah Panglima acara di Serpong," kata Herwin kepada wartawan di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (15/10).

Herwin menyebut FS dikembalikan ke kesatuan militernya.

"Yang bersangkutan sudah dinonaktifkan untuk dikembalikan ke kesatuan," kata Herwin.

(mea/fjp)