PDIP Heran Anies Minta LBH Jakarta Kritik Kota Lain: Dia Galau

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 21 Okt 2021 14:02 WIB
Gembong Warsono
Gembong Warsono (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 'menyeret' Pemprov lain setelah diberi rapor merah oleh LBH Jakarta. PDIP menilai Anies tak bisa menampik fakta yang dibeberkan dalam poin rapor merah LBH Jakarta.

"Ada kegalauan dari Pak Anies berkaitan dengan rilis yang disampaikan LBH Jakarta. Artinya, ada kegalauan. Karena ada kegalauan itu, dia memberikan statement seperti itu, 'Kok gua doang, kenapa nggak gubernur lain?'. Artinya kan ada kegalauan itu," ujar Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono kepada wartawan, Kamis (21/10/2021).

Gembong menilai poin-poin rapor merah LBH Jakarta sudah tepat. Dia menyinggung soal tidak ada penggusuran di Jakarta yang tak ditunaikan Anies.

"Karena faktanya seperti disampaikan LBH Jakarta itu, ini kan soal fakta. Contoh sederhana, dia kan berjanji dengan begitu kencangnya, dia tidak akan melakukan penggusuran. Faktanya kan dilakukan penggusuran. Karena kalau penggusuran dianggap tidak berpihak pada rakyat. Kan itu bahasa saat itu," ujar Gembong.

Dia juga mengkritik program andalan Anies, yakni Rumah DP Rp 0. Menurutnya, program itu sampai sekarang belum berpihak pada warga miskin.

"Kedua dia akan... karena berpihak pada rakyat miskin, maka dia kan buat rumah DP Rp 0. 'Kapan lagi orang miskin punya rumah kalau nggak ada keberpihakan pemerintah'. Pertanyaannya sekarang sudah terwujud apa belum?" kata Gembong.

"Jadi bahasanya kan bahasa ndobol, bahasa Wonogiri kan gitu. Bahasa Indonesianya itu ngibul. Bahasa Jawanya ndobol," sambung dia.

Sebelumnya, Anies merespons rapor merah empat tahun kepemimpinannya sebagai Gubernur DKI Jakarta yang diberikan LBH Jakarta. Anies memastikan laporan itu akan dijadikan bahan evaluasi serta koreksi.

Anies berharap, ke depan, perhatian ini tak hanya diberikan untuk Provinsi DKI Jakarta, tapi juga dirasakan gubernur di provinsi lainnya. Dia meyakini berbagai permasalahan yang disorot oleh LBH juga ditemui di wilayah lain.

"Kami berharap manfaat dari LBH bukan hanya dirasakan oleh Pemprov DKI Jakarta, mudah-mudahan perhatian yang sama diberikan ke seluruh pemprov di Indonesia sehingga manfaat dari LBH dan laporannya itu dirasakan oleh semua gubernur dan dirasakan oleh seluruh pemprov," jelasnya.

"Sehingga perhatian dari anak-anak muda yang peduli pada kotanya, peduli pada keadilan, itu tidak hanya dirasakan di Jakarta, tapi di seluruh Indonesia," sambungnya.

LBH Jakarta pun merespons ucapan Anies tersebut. Kepala Advokasi dan pengacara LBH Jakarta Nelson Nikodemus mengatakan wilayah lain akan disoroti oleh LBH yang ada di masing-masing wilayah. Dia mencontohkan LBH Bandung, yang juga aktif memberikan kritik terhadap Gubernur dan wali kota di Jawa Barat

"Tidak tepat (permintaan Anies). Sesuai dengan nama, LBH Jakarta wilayah operasionalnya Jakarta. Jadi kritiknya sebatas Jakarta," ujar Nelson.

Simak video '10 Catatan Merah Anies Baswedan dari LBH Jakarta':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/fjp)