Diguyur Hujan Deras, Massa BEM SI Tetap Long March Menuju Istana

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Kamis, 21 Okt 2021 12:24 WIB
Jakarta -

Massa aksi gabungan dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi dalam rangka peringatan 2 tahun pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Massa tetap melanjutkan long march menuju Istana Merdeka, Jakarta, meskipun diguyur hujan deras.

Pantauan detikcom di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pukul 11.20 WIB, Kamis (21/10/2021), sejumlah mulai berkumpul di seberang Lapangan parkir IRTI Monas. Mereka mulai berkumpul dan membentuk barisan.

Terlihat massa aksi terdiri atas perempuan dan laki-laki. Mereka menggunakan jaket almamater khas kampus masing-masing.

Diguyur Hujan, BEM SI tetap longmarch ke IstanaDiguyur hujan, BEM SI tetap melakukan long march ke Istana (Rakha/detikcom)

Long march dimulai dari depan kantor Kementerian BUMN menuju ke arah Bundaran Patung Kuda. Di tengah hujan yang deras, massa aksi tampak tak gentar. Mereka tetap membentangkan spanduk bertulisan '7 Tahun Jokowi Khianati Rakyat'.

Saat mahasiswa long march, tampak petugas kepolisian mengawal. Kendaraan yang melintas di Jalan Medan Merdeka Selatan diberhentikan sejenak.

Sekitar pukul 11.40 WIB, massa aksi mulai berorasi di depan pintu Monas, dekat Patung Kuda. Mereka belum diperkenankan mendekat ke arah Istana Merdeka oleh kepolisian yang ada di sekitar lokasi. Aparat kepolisian mengimbau agar massa tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Saya imbau untuk tetap pakai masker dan jaga jarak. Jangan ada yang buka masker walaupun hujan, nanti dari polisi akan memberikan masker gratis untuk mengganti masker yang basah," ujar seorang petugas kepolisian lewat pengeras suara.

Seperti diketahui, Aliansi BEM SI menggelar aksi peringatan evaluasi 2 tahun Kabinet Indonesia Maju. Massa aksi tersebut akan berkumpul di sekitar IRTI Monas, Jakarta Pusat.

"Aksinya nanti di IRTI titik kumpul jam 10.00 WIB mengenai evaluasi 2 tahun Jokowi," kata Koordinator Media BEM SI, Naufal, saat dihubungi detikcom, Kamis (21/10).

Dia mengatakan aksi tersebut telah berdasarkan kajian. Selain itu, terdapat sejumlah tuntutan yang akan dibacakan massa aksi seperti jamin kebebasan akademik, biaya pendidikan yang berkeadilan, pendidikan aman dari kekerasan seksual, tegakkan marwah akademik, mencabut revisi UU KPK, UU Minerba, UU Cipta Kerja, dan aturan turunannya, evaluasi total Kabinet Indonesia Maju, dan lainnya.

(rak/fas)