Roby, Bocah 5 Tahun, Diduga Tewas Disodomi

Roby, Bocah 5 Tahun, Diduga Tewas Disodomi

- detikNews
Selasa, 18 Apr 2006 19:50 WIB
Pekanbaru - Kasus sodomi terhadap bocah dengan berakhir kematian kembali terjadi di Pekanbaru. Kali ini, korbannya, Roby Bastian berusia 5 tahun. Dia tewas mengenaskan tak jauh dari rumahnya. Bocah ini ditemukan Selasa (18/04/2006) di Ujung Gang Rela, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, sekitar pukul 09.00 WIB. Di bagian tubuhnya, terdapat bekas kekerasan. Sedangkan di bagian anusnya juga terdapat bekas luka yang diduga habis disodomi. Kendati ada bekas luka di bagian anus, pihak kepolisian masih belum bisa memastikan Roby tewas karena sodomi. "Kita belum bisa memastikan ada tindak kejahatan sodomi itu. Dalam hal ini kami pastikan telah terjadi pembunuhan dan sudah menetapkan satu orang tersangkanya," kata Kasat Reskrim Poltabes Pekanbaru, AKP Edi Fariyadi kepada wartawan. Edi menjelaskan, tersangka yang kini mendekam dalam tahanan itu adalah Yono (23). Pria ini merupakan tetangga yang tidak jauh dari rumah korban. Pihak kepolisian sendiri masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap misteri di balik kematian Roby. Informasi dari pihak kepolisian, Roby menghilang dari rumahnya sejak Senin (17/4/2006) kemarin. Anak itu awalnya berpamitan pada orangtuanya untuk bermain ke rumah temannya yang tak jauh dari rumahnya. Namun hingga malam sampai keesokan harinya, bocah itu tak kunjung kembali. Ayah korban, Zulkifli, kepada petugas mengatakan, bahwa mereka sudah berupaya mencari anaknya ke rumah-rumah tetangganya. Namun baru Selasa (18/4/2006) pagi, bocah itu ditemukan tewas di tempat yang hanya berjarak 200 meter dari rumahnya. Sementara itu, hasil visum korban menunjukan, bagian belakang kepalanya terdapat luka bekas pukulan benda keras. Di bagian dadanya juga terdapat bekas memar dan membiru. Sedangkan bagian anusnya terjadi pembesaran yang mengindikasikan telah disodomi. Kasus kematian Roby ini mengingatkan kembali sejumlah pembunuhan berantai terhadap bocah bocah laki-laki di Pekanbaru beberapa tahun lalu. Polisi sudah pernah mengungkap sejumlah kasus pembunuhan tersebut. Malah satu salah pelakunya sudah dibawa ke pengadilan. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads