Warga Berutang Tak Perlu Bayar, Begini Cara Bedakan Pinjol Ilegal

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 21 Okt 2021 12:07 WIB
Polisi menggerebek kantor pinjaman online (pinjol) ilegal, PT ANT Information Consulting di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (18/10) malam. Polisi mengamankan empat karyawan.
Suasana pinjol yang digerebek (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Jakarta -

Menko Polhukam Mahfud Md meminta masyarakat tak membayar cicilan ke pinjol ilegal jika telanjur jadi korban. Lantas, bagaimana cara membedakan pinjol ilegal dengan yang legal? Simak penjelasan di bawah ini.

Dikutip dari laman resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pinjol ilegal memiliki beberapa ciri sebagai berikut:

-Tidak terdaftar/tidak berizin dari OJK
-Menggunakan SMS/Whatsapp dalam memberikan penawaran
-Pemberian pinjaman sangat mudah
-Bunga atau biaya pinjaman serta denda tidak jelas
-Ancaman teror, intimidasi, pelecehan bagi peminjam yang tidak bisa membayar
-Tidak mempunyai layanan pengaduan
-Tidak mengantongi identitas pengurus dan alamat kantor yang tidak jelas
-Meminta akses seluruh data pribadi yang ada di dalam gawai peminjam
-Pihak yang menagih tidak mengantongi sertifikasi penagihan yang dikeluarkan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI)

Selama 2018 hingga 2021 sudah ada 3.516 yang dihentikan. Berdasarkan data terakhir Oktober 2021, masih ada 593 pinjol ilegal.

Sementara itu, perusahaan pemberi pinjaman online yang legal memiliki kriteria-kriteria sebagai berikut:

-Terdaftar/berizin dari OJK
-Pinjol legal tidak pernah menawarkan melalui saluran komunikasi pribadi
-Pemberian pinjam akan diseleksi terlebih dahulu
-Bunga atau biaya pinjaman transparan
-Peminjam yang tidak dapat membayar setelah batas waktu 90 hari akan masuk ke daftar hitam (blacklist) Fintech Data Center sehingga peminjam tidak dapat meminjam dana ke platform fintech yang lain
-Mempunyai layanan pengaduan
-Mengantongi identitas pengurus dan alamat kantor yang jelas
-Hanya mengizinkan akses kamera, mikrofon, dan lokasi pada gawai peminjam
-Pihak penagih wajib memiliki sertifikasi penagihan yang diterbitkan oleh AFPI.

Tercatat sudah ada 106 pinjol legal yang sudah terdaftar.

Saksikan juga d'Mentor: Berani Scalping Saham Demi Profit

[Gambas:Video 20detik]