Gerindra-NasDem DKI Nilai Deklarasi Anies Capres Terlalu Dini

Arief Ikhsanudin - detikNews
Kamis, 21 Okt 2021 07:03 WIB
Deklarasi dukungan relawan untuk Anies Baswedan maju Pilpres 2024 (Nahda-detikcom)
Foto: Deklarasi dukungan relawan untuk Anies Baswedan maju Pilpres 2024 (Nahda-detikcom)
Jakarta -

Partai Gerindra dan NasDem DKI Jakarta menyebut deklarasi dukungan Anies Baswedan menjadi calon presiden (Capres) 2024 terlalu dini. Sebaiknya, deklarasi tersebut dilakukan usai masa jabatan Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta berakhir di Oktober 2022.

Sekretaris DPW NasDem DKI Jakarta Wibi Andrino menyebut deklarasi dukungan untuk Anies tidak tepat waktu.

"Deklarasi dukungan lebih baik setelah masa jabatan beliau usai," ucap Sekretaris DPW NasDem DKI Jakarta Wibi Andrino saat dihubungi, Rabu (20/10/2021).

"Kepada relawan Pak Anies, saya mengajak untuk fokus bantu beliau untuk Jakarta. Masih ada pekerjaan rumah," katanya.

Wibi Andrino.Wibi Andrino. Foto: dok. istimwa

Menurut Wibi, deklarasi yang dilakukan salah satu kelompok itu tidak akan mengganggu kinerja Anies sebagai Gubernur. Menurutnya, Anies saat ini sedang fokus mengurusi DKI hingga selesai masa jabatannya.

"Deklarasi tersebut tidak akan menghambat kerja gubernur. Beliau sedang fokus tuntaskan masa baktinya," ucapnya.

Hal senada disampaikan oleh Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Syarif. Syarif menyebut, deklarasi terlalu dini dilakukan oleh relawan.

"Terlalu pagi lah. Sampai segitunya. Ngebet banget," kata Syarif.

Wakil ketua sementara DPRD DKI dari Fraksi Gerindra, Syarif,Wakil ketua sementara DPRD DKI dari Fraksi Gerindra, Syarif, Foto: Dwi Andayani/detikcom

Menurut Syarif, deklarasi itu bisa saja mengganggu kerja Anies Baswedan sebagai gubernur. Kondisi itu terjadi jika Anies akhirnya tergoda untuk ikut mempersiapkan menjadi Capres saat ini.

"Terganggu kalau Pak Anies tergoda dengan wacana dan gerakan ini. Akan pengaruhi kenerja," ujar Syarif.

Namun, saat ini, Syarif melihat Anies masih belum tergoda soal pencapresan. Dia pun bersyukur atas kondisi Anies yang mengabaikan soal wacana menjadi capres.

"Selama yang saya ketahui, tidak. Dia sering kali kita lihat, selama ini tidak tergoda. Ketika ditanya nyapres, diam membisu. Alhamdulillah, tidak tergoda, kalau tergoda dia mulai itung-itungan," ucapnya.

Simak Video: ANIES Deklarasikan Anies Baswedan Jadi Capres 2024

[Gambas:Video 20detik]