Polda Kalteng Minta Maaf Admin IG Panggil Netizen ke Mapolda

Audrey Santoso - detikNews
Rabu, 20 Okt 2021 22:48 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono-detikcom)
Jakarta -

Akun instagram humas Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi sorotan di media sosial. Sebab, admin akun tersebut mencecar seorang netizen melalui direct message (DM) di Instagram.

Tangkapan layar DM dari akun humas Polda Kalteng pun beredar di twitter. Dalam DM tersebut terlihat admin menegur netizen yang berkomentar menggunakan kata 'mampus'. Komentar ini diketahui diberikan dalam postingan terkait mutasi Aipda Ambarita.

Selain menegur, admin akun Humas Polda Kalteng juga meminta netizen tersebut untuk datang ke Kantor Humas Polda Kalteng. Keduanya juga tampak memperdebatkan arti dari kata 'mampus' tersebut.

Menanggapi hal ini, Humas Polda Kalteng melalui akun twitter resminya menyampaikan permohonan maaf.

"Saya Kabidhumas Polda Kalteng meminta maaf atas tindakan admin Humas Polda Kalteng yang kurang berkenan di hati sahabat netizen sekalian, kami mengucapkan terimakasih atas kritikan yang membangun p6olri dan Polda Kalteng untuk menjadi lebih baik dalam," tulisnya.

Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) Kombes Pol K Eko Saputro mengatakan admin Instagram Humas Polda Kalteng tidak melakukan koordinasi saat melakukan DM. Admin yang disebut berinisial Bripda BG, disebut terpancing emosi saat menjawab.

"Ya dia menjawab saja, tidak koordinasi dengan saya, tidak lapor apa-apa. Dia secara pribadi menanggapi komen dari netizen. Mungkin dia emosi, dijawab di DM," ujar Eko saat dihubungi, Rabu (20/10/2021).

Eko mengaku sudah menegur anggotanya terkait hal ini. Dia mengakui kesalahan yang dibuat Bripda BG, serta menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut.

"Ya saya tegur anggota saya, saya arahkan kalau komen di medsos tidak seperti itu. Kalau dikritik itu, balas ucapkan 'terimakasih masukkannya, kami akan memberikan pelayanan lebih baik lagi ke masyarakat', bukan masalah emosi seperti itu," kata Eko.

"Itu perbuatan anggota saya, dia memang salah. Saya atas nama Polda Kalteng meminta maaf kepada netizen tersebut, netizen tersebut juga baik, merespons, sama-sama minta maaf (karena sudah viralin). Melalui akun humas Polda Kalteng saya minta dibukakan maaf. (DM anggota) itu salah," sambungnya.

Eko mengatakan Bripda BG nantinya akan membuat laporan yang berisi penjelasan terkait perbuatannya. Laporan tersebut akan diserahkan dan direspons oleh Propam.

"Nanti akan dibuat laporan oleh dia, laporan polisi, agar dia menjelaskan kenapa dia berbuat seperti itu. Setelah itu Propam akan memproses. Ya dia buat laporan, pada tanggal sekian, siapa, di mana, pukul berapa, melakukan kesalahan apa, kenapa, mengapa, saat itu kondisinya seperti apa. Nanti laporannya kami serahkan ke Propam untuk diperiksa apakah terpenuhi pelanggaran kode etik," tuturnya.

Lihat juga Video: Waduh! Instagram Pemkot Solo Diretas, Unggah Meme Hingga Iklan

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/idh)