SBY Kunjungi Yahukimo Juli
Selasa, 18 Apr 2006 18:38 WIB
Jakarta - Masa tanggap darurat Yahukimo, Papua, telah lewat empat bulan sejak Desember 2005. Berbagai kemajuan telah diperoleh oleh masyarakat setempat yang pernah mengalami kelangkaan pangan. Untuk itu, Presiden SBY akan mengunjungi daerah tersebut pada Juli 2006. Demikian disampaikan Sekretaris Menko Kesra Soetedjo Yuwono dalam jumpa pers di kantor Menko Kesra, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (18/4/2006). Rencananya SBY akan meninjau posko-posko tanggap darurat. Posko-posko itu merupakan hasil kerja lintas departemen. Kunjungan ini menjadi penting karena SBY pernah berpesan agar penanganan bencana Yahukimo harus melibatkan semua departemen. "Bahkan Pak Presiden pernah mengatakan agar penanganan masalah Yahukimo dijadikan model pengembangan daerah kritis lainnya, terutama di Pegunungan Jayawijaya," kata Soetedjo. Ditambahkan Soetedjo, pengiriman bahan pangan ke 17 posko di Yahukimo hingga 12 April telah meliputi beras sebanyak 467,5 kg. Angka itu adalah 46,8% dari target bantuan. Sementara itu bantuan berupa ubi telah disalurkan sebanyak 212,4 Kg atau target 74,9% dari target. Sedangkan di bidang kesehatan, menurut Soetedjo akan lebih efektif jika dikembangkan pembangunan dan pemanfaat Puskesmas di banding rumah sakit. Alasannya, penduduk di Yahukimo tidak banyak. Populasinya hanya 172.000. "Lagi pula bila RS dibangun, kalau tanpa kesiapan di lapangan juga percuma. Tapi untuk Yahukimo sebaiknya perkuat Puskemas saja," kata Soetedjo.
(nrl/)











































