Yahukimo Tak Lagi Rawan Pangan

Yahukimo Tak Lagi Rawan Pangan

- detikNews
Selasa, 18 Apr 2006 18:23 WIB
Jakarta - Status rawan pangan yang semula melabeli Yahukimo, Papua, telah berakhir. Sekarang statusnya menjadi cukup pangan. Artinya stok pangan telah tersedia. Demikian disampaikan Sekretaris Menko Kesra Soetedjo Yuwono dalam jumpa pers di kantor Menko Kesra, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (18/4/2006). Dikatakan Soetedjo, sekarang ini stok pangan di setiap distrik telah tersedia. Diperkirakan ubi jalar varietas tahan hama akan dipanen sekitar Juli 2006.Selama masa tanggap darurat sejak Desember 2005 hingga April 2006 telah diberikan bantuan bibit ubi jalar sebanyak 4 juta stek, percontohan demplot (petak kebun) untuk pengembangan bibit. Diberikan pula bantuan 1.500 set alat pertanian dan 34 tenaga penyuluh. Pemerintah juga memberikan bantuan hewan ternak dan bahan pembuat pupuk kompos sebanyak 12.760 Kg. Soetedjo menambahkan, pemerintah daerah setempat telah menyatakan kesediaanya untuk menjadikan daerah Yahukimo sebagai daerah transmigrasi. "Tapi ada komposisinya. 60% Lokal dan sisanya pendatang," ujar Soetedjo. Guna ketahanan pangan, telah diperkenalkan juga 4-7 varietas ubi. Varietas itu adalah Cakuang, Wamena Solossa, Wamena Patipi, BB 97256-9, Helaleke, Musaneken dan Upuk. Unit percontohan juga telah dibangun di area seluas 500 m2. Selain itu telah dikirim pula pupuk cair guna pertumbuhan ubi jalar. Area seluas 113,5 hektar juga dibuka pemerintah dan telah ditanami 87,5 hektar. Usaha perbaikan mutu lahan dan pengupayaan agar petani tidak berpindah-pindah terus diupayakan. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads