Polisi Kerepotan Tangani Ribuan Penonton Tabrakan KRL
Selasa, 18 Apr 2006 17:57 WIB
Jakarta - Apa pun bisa jadi tontonan di negeri ini, termasuk tabrakan KRL Pakuan vs Metromini di Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (18/4/2006). Saking banyaknya penonton, polisi pun kerepotan mengatur.Tak henti-hentinya polisi meneriaki warga yang membanjiri badan rel KA di Kalibata agar minggir. Penyebabnya, warga yang jumlahnya lebih ribuan orang ini menonton di sembarangan tempat. Padahal dua jalur KA di kawasan itu telah normal kembali. Artinya KA dari Bogor atau Jakarta telah melintas seperti sebelum insiden tabrakan terjadi. Sebelumnya, KA dialihkan ke rute lain selama 2 jam begitu tabrakan terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.Para penonton ini memenuhi rel KA. Setiap KA hendak lewat, polisi berteriak agar penonton minggir. Bahkan saking banyaknya penonton di tengah rel, akibatnya saat KA lewat pun masih saja ada penonton yang tersisa di areal rel KA. Untunglah semua KA yang lewat kawasan itu memelankan jalannya sehingga kebandelan para penonton ini tak makan korban. Selain menyaksikan dari badan rel, para penonton juga memenuhi pinggiran flyover yang melintang di atas rel KA.Hujan deras yang mengguyur kawasan itu pukul 17.00 WIB tidak membuat para penonton mundur. Mereka tetep antusias melihat bangkai kecelakaan atau pun kerja para petugas. Mereka menyusuri rel dari pintu perlintasan hingga setengah kilometer arah Pasarminggu. Karena padatnya suasana, akhirnya semua kendaraan dari Kalibata menuju Cawang disuruh lewat flyover.
(nrl/)











































