Penurunan COVID-19 di RI Capai 98%, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Angga Laraspati - detikNews
Rabu, 20 Okt 2021 12:22 WIB
Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito
Foto: dok. BNPB
Jakarta -

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menuturkan dalam kurun waktu 1 bulan, kasus COVID-19 di Indonesia bisa turun 45% dari puncak kedua. Ia juga menyebut hingga minggu ke-12 saat ini, penurunan kasus mencapai 98%.

Namun, ia mengingatkan semua pihak agar tidak lengah karena sejumlah negara di dunia sedang menghadapi puncak ketiga. Indonesia harus menjadikan puncak ketiga dunia sebagai peringatan dan pemerintah saat ini terus melakukan upaya pencegahan salah satunya dengan vaksinasi COVID-19.

"Pemerintah Indonesia terus meningkatkan berbagai upaya pencegahan COVID-19, termasuk vaksinasi. Saat ini Indonesia termasuk dalam 5 besar negara dengan jumlah penduduk yang divaksinasi terbanyak yaitu 106 juta orang," ujar Wiku dilansir dari covid19.go.id, Rabu (20/10/2021).

Untuk kebutuhan vaksin, pemerintah masih menerima kiriman pasokan vaksin dalam jumlah besar dan sudah didistribusikan sesuai kebutuhan secara merata di semua daerah. Pemerintah juga terus meningkatkan cakupan vaksinasi seluruh wilayah agar program vaksinasi tersebar secara merata.

Selain itu, pemerintah menyadari lonjakan kasus di Indonesia tidak semata-mata disebabkan peningkatan kasus secara kolektif di antara negara-negara lain. Namun, lebih disebabkan karena dinamika nasional dan implementasi kebijakan dalam negeri, terutama pada hari libur nasional.

Untuk memahaminya, Wiku merujuk pengalaman penanganan COVID-19 di Indonesia yang dibandingkan negara lain, pola peningkatan kasus di Indonesia jauh berbeda. Pada puncak pertama, Indonesia sama seperti negara lain yang terjadi pada Desember 2020 yang merupakan dampak dari periode Natal dan Tahun Baru.

Namun, ketika negara lain mengalami puncak kedua pada April 2021, Indonesia justru menunjukkan penurunan. Di sisi lain, saat Indonesia mengalami puncak kedua di bulan Juli, sedangkan dunia dan beberapa negara lainnya mengalami penurunan kasus.

Saat ini, perkembangan pandemi di dunia tengah mengalami penurunan dari puncak ketiga kasus yang terjadi pada Agustus. Sementara, Indonesia sedang mengalami penurunan dari puncak kasus kedua dan negara tetangga seperti Jepang, Singapura dan Malaysia mengalami puncak kasus ketiga.

"Adanya puncak ketiga di beberapa negara tersebut menjadi peringatan bagi Indonesia untuk tidak lengah terlepas dari tren penurunan kasus yang sedang berlangsung," imbuh Wiku.

Lihat juga video 'Meski Kasus Melandai, Satgas Covid-19 Ingatkan Pandemi Belum Berakhir':

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)