DKI PPKM Level 2, Disdik Targetkan Tambah Seribu Sekolah Bisa Gelar PTM

Antara News - detikNews
Rabu, 20 Okt 2021 04:38 WIB
Siswa Siswi sekolah dasar kelas 5 menjalani ujian Penilaian Akhir Tahun secara tatap muka dengan mengunakan gawai di Sekolah Dasar Negeri 07 Pagi Malaka Jaya, Jakarta Timur, Rabu (9/6/2021).
Ilustrasi sekolah tatap muka (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

DKI Jakarta dan beberapa daerah lainnya di Bodetabek kini berstatus PPKM level 2. Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menargetkan akan menambah sekitar seribu sekolah yang dapat menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

"Saat ini sedang proses, kami targetkan lebih dari 1.000 sekolah," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah di Jakarta, seperti dilansir dari Antara, Rabu (20/10/2021).

Taga mengatakan saat ini sudah ada 6.623 sekolah di Jakarta yang telah diperbolehkan melakukan PTM terbatas. Sebagai bahan evaluasi pelaksanaan PTM terbatas sebelumnya, pihaknya menekankan konsistensi penegakan protokol kesehatan di antaranya menggunakan masker dan jaga jarak.

"Walaupun level dua yang artinya sudah menunjukkan COVID-19 melandai, namun tetap protokol kesehatan, jangan sampai masker asal digunakan saja," ucapnya.

Tak hanya itu, koordinasi antara sekolah dengan orang tua siswa juga lebih intensif akan dilakukan untuk mendukung PTM terbatas tersebut.

Dinas Pendidikan DKI Jakarta, kata dia, menargetkan 90 persen sekolah di DKI sudah menjalani PTM terbatas dari total 10.677 sekolah di Jakarta.

Seperti diketahui, Dinas Pendidikan DKI Jakarta menghentikan sementara PTM terbatas di SDN 05 Jagakarsa, Jakarta Selatan, karena melanggar aturan dan ketentuan proses PTM terbatas.

Meski begitu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut PTM di Ibu Kota berjalan baik, meski terdapat pelanggaran protokol kesehatan di SDN 05 Jagakarsa.

"Alhamdulillah PTM berjalan dengan baik ya, sekalipun kemarin ada SDN 05 Jagakarsa yang ditutup sementara," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Senin (6/9).

Karena itu, Riza meminta semua sekolah termasuk para guru, orang tua dan murid untuk patuh dan taat pada aturan serta disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Riza mengatakan pelanggaran tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Pemprov DKI Jakarta dalam melaksanakan PTM terbatas selanjutnya.

(fas/fas)