Round-Up

'Waton Suloyo' Rocky Gerung di Mata Elite PDIP

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 19 Okt 2021 20:39 WIB
Rocky Gerung akhirnya memenuhi panggilan jaksa untuk menjadi saksi di sidang lanjutan Ratna Sarumpaet.
Rocky Gerung (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Rocky Gerung menilai PDIP yang 'mentah' dalam menghadapi kritik. Rocky Gerung membandingkan dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang menurutnya 'matang' terhadap kritik.

Hal itu diungkapkan Rocky Gerung saat merespons pujian dari Ganjar Pranowo. Diketahui, Ganjar memberikan reaksi yang tak terduga usai mendapat serangan dari Rocky Gerung. Alih-alih marah lantaran disebut dianggap bodoh oleh kaum milenial, Gubernur Jawa Tengah itu malah memuji Rocky Gerung.

Serangan ke Ganjar itu dilontarkan Rocky Gerung dalam diskusi 'Memprediksi Kemunculan Capres Ala Pembagian Wilayah Penanganan Covid (Jawa Bali - Non Jawa Bali)' yang digelar KedaiKOPI pada Jumat (15/10) lalu.

Rocky Gerung menyebut Ganjar dianggap bodoh oleh kaum milenial. Tak hanya ke Ganjar, serangan itu juga dilontarkan Rocky Gerung ke Ketua DPR RI Puan Maharani.

"Jadi konyol kita berupaya menaikkan elektabilitas Ganjar, padahal bagi milenial itu orang bodoh. Demikian juga Puan. Sama, mereka anggap ini orang nggak ngerti new grammar of world's politic adalah gender equality, democracy, human rights," ujar Rocky Gerung.

Rocky Gerung mengungkapkan anggapan kaum milenial terhadap kedua politikus PDIP itu disampaikan saat berdiskusi dengannya beberapa waktu lalu. Menurut Rocky Gerung, hal itu salah satunya lantaran dipicu isu banteng vs celeng yang dinilai sebagai kekonyolan politik.

"Padahal kami milenial yang 2024 nanti akan memilih mau lihat pertengkaran akademis di dunia politik Indonesia sama seperti pertengkaran di luar negeri. Soal gender equality, new kind of economy. Kok kita nggak denger ya Puan ngomong itu. Om yang rambutnya kayak bintang film putih itu, Ganjar Pranowo, ngomong itu. Kok kita nggak lihat Kang Emil ngomong itu," tutur Rocky Gerung.

Menurut Rocky Gerung, kaum milenial ingin tokoh-tokoh politik menunjukkan perdebatan akademis. Misalnya terkait dengan society 5.0 yang membahas gender equality hingga human rights. Bukan malah menunjukkan kekonyolan politik.

"Society 5.0 isinya intellectuality, human right, gender equality. Mereka nggak dapet itu," imbuh dia.

Simak selengkapnya di halaman berikut

Lihat Video: Rocky Gerung: Milenial Sebut Jokowi Pembohong, Jeniusnya Dimana?

[Gambas:Video 20detik]