Round-Up

Mencuat Kritik Kala Merah Putih Tak Berkibar di Thomas Cup

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 19 Okt 2021 08:13 WIB
Jakarta -

Indonesia tak mengibarkan bendera Merah Putih saat raih juara Piala Thomas. Kritik pun mencuat ke Kemenpora.

Indonesia memastikan diri juara Piala Thomas 2020usai mengalahkan China 3-0 di Ceres Arena, Aarhus, Minggu (17/10) malam WIB. Tiga poin itu dipersembahkan oleh Anthony Sinisuka Ginting, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan Jonatan Christie.

Ini jadi gelar Piala Thomas pertama buat Indonesia sejak 2002. Kala itu, tim bulutangkis putra Indonesia menang 3-2 atas Malaysia di Guangzhou, China.

Ironisnya, Indonesia justru tak bisa mengibarkan bendera kebanggaan Merah Putih setelah mengakhiri puasa gelar selama 19 tahun. Indonesia dijatuhi sanksi oleh Badan Antidoping Dunia (WADA) karena tidak patuh dalam menerapkan program pengujian yang efektif.

Indonesia juga tidak bisa menjadi tuan rumah kejuaraan regional hingga dunia selama penangguhan. Namun Indonesia masih diperbolehkan ikut pertandingan-pertandingan di kejuaraan regional, kontinental, dan dunia, tapi tak boleh membawa nama dan mengibarkan bendera negara selain di ajang Olimpiade.

Alhasil, setelah Jonatan Christie memastikan kemenangan, Indonesia naik podium pertama dengan iringan bendera PB PBSI.

Kritik pun datang dari DPR. Komisi X DPR mempertanyakan gerak cepat Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dalam merespons ancaman sanksi dari Badan Antidoping Dunia (WADA).

"Prestasi tim Thomas Cup 2020 tentu sangat luar biasa. Keberhasilan mereka membawa pulang Piala Thomas ke Tanah Air setelah 19 tahun lalu patut diapresiasi. Sayangnya janji Kemenpora dalam merespons ancaman sanksi WADA ternyata tak terbukti di lapangan. Akibatnya, Merah Putih tak berkibar dalam peristiwa bersejarah itu," ujar Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda, Senin (18/10/2021).

Huda mengatakan, dalam pernyataan Menpora Zainudin Amali, Jumat (8/10), Indonesia akan bergerak cepat memberikan klarifikasi kepada WADA agar terhindar dari sanksi. Kemenpora bersama Lembaga Antidoping Indonesia (LADI) akan memberikan keterangan jika tidak terpenuhinya TDP atlet Indonesia di 2020 karena adanya pandemi COVID-19.

"Saat itu Pak Menpora menyatakan jika WADA bersedia menunggu sampel uji doping di PON Papua untuk memenuhi batas minimal TDP atlet Indonesia. Ternyata Indonesia resmi disanksi sehingga Merah Putih tidak berkibar meskipun Hendra Setiawan dkk berhasil mengembalikan Piala Thomas ke Tanah Air," katanya.