Viral Foto Bupati Bone Boyong Pejabat 'Pelesiran' di Acara STQ di Ternate

Zulkipsi Nasir - detikNews
Senin, 18 Okt 2021 23:01 WIB
Perjalanan dinas Bupati Bone Andi Fahsar Mahdin bersama sejumlah pejabat Pemkab Bone ke Malut, menjadi sorotan. Warganet mengkritik kegiatan itu. (dok Istimewa)
Perjalanan dinas Bupati Bone Andi Fahsar Mahdin bersama sejumlah pejabat Pemkab Bone ke Malut, menjadi sorotan. Warganet mengkritik kegiatan itu. (dok Istimewa)

Pejabat Pemkab Bone Buka Suara

Sejumlah pejabat Pemkab Bone buka suara terkait foto viral 'pelesiran' mereka saat ke Ternate. Kadis Pariwisata Bone Andi Promal Pawi pun membenarkan ikut menyempatkan diri untuk berwisata.

"Selain menemani bupati, kami menyempatkan waktu jalan-jalan melihat objek wisata Maluku Utara bersama," kata Andi Promal Pawi.

Sementara itu, Kadis Perkimtan Kabupaten Bone, Budiono, menyatakan keikutsertaannya ke Ternate untuk studi banding.

"Keikutsertaan kami ke sana itu bagian dari pendampingan Bapak Bupati ke acara tersebut sekaligus menjadi bahan studi banding kami apa yang bermanfaat yang kami lihat bisa dilakukan di Bone sesuai bidang dinas kami, apalagi tahun depan Bone tuan rumah MTQ," kata Budiono.

Sedangkan, Kabag Protokoler Kabupaten Bone, Barham, menjelaskan keikutsertaan sejumlah pejabat ini untuk menghadiri Pembukaan STQ selama 3 hari. Mereka berangkat sejak Jumat (15/10) lalu.

"STQ tersebut berlangsung hingga Minggu (24/10). Rombongan berangkat pada tanggal 15, kemudian mengikuti pembukaan pada tanggal 16 dan teragendakan pulang di tanggal 17 Oktober kemarin, kecuali Kadisdukcapil (Pj. Kabag Kesra) menurut informasi hari ini baru berhasil mendapatkan tiket," kata Barham.

Dia menambahkan momentum ini terbuka untuk umum. Selain itu, agenda kali ini digunakan Bupati Bone sebagai studi banding dalam persiapan Kabupaten Bone sebagai tuan rumah MTQ tingkat provinsi tahun depan.

"Bahkan Bapak Bupati memanfaatkan momen Pembukaan STQ ini sebagai studi banding dalam rangka mempersiapkan Bone sebagai tuan rumah MTQ tingkat Provinsi. Olehnya itu Bapak Bupati menggandeng pejabat tertentu untuk menyaksikan langsung event ini," ucapnya.

Untuk penggunaan anggaran sendiri, dia mengatakan biaya yang digunakan bersifat normatif dengan pemanfaatan anggaran dinas luar provinsi oleh sejumlah pejabat yang ikut serta.

"Penggunaan anggaran tentu saja normatif sesuai nomenklatur. Pejabat yg memiliki pos anggaran perjalanan luar provinsi akan menggunakannya, dan pejabat yang tidak memiliki pos anggaran itu akan menggunakan dana pribadi," tutur Barham.


(jbr/jbr)