Kasus 3 WNI di Hawaii Harus Diselidiki Tim Investigasi
Selasa, 18 Apr 2006 13:35 WIB
Jakarta -
Anggota Komisi I DPR AS Hikam meminta pemerintah membentuk tim investigasi terkait penyelundupan senjata oleh tiga WNI di Hawaii, AS. Ini penting untuk menghindari kejadian serupa terulang lagi di masa mendatang."Harus ada penyelidikan yang melibatkan para ahli di bidang senjata. Jangan hanya diserahkan kepada DPR, apalagi Komisi I," kata politikus dari PKB itu di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/4/2006).Menurut Hikam, kejadian ini sangat memprihatinkan karena akan berdampak pada pencabutan embargo suku cadang pesawat tempur oleh AS yang saat ini belum selesai dilaksanakan."Ini akan menjadi peluru bagi senator yang pro-embargo agar embargo Indonesia tidak dicabut. Karenanya ini harus diselesaikan," kata dia.Hikam meminta Dephan lebih tegas kepada rekanan-rekanannya yang selama ini bermasalah. Dephan harus berani memutus hubungan kerjasamanya dan memberikan mereka sanksi.Pada 9 April lalu, tiga WNI ditangkap di Hawaii karena diduga melanggar ketentuan kontrol ekspor senjata di AS. Satu dari 3 WNI itu sudah dilepaskan dan dua lainnya tengah diproses di pengadilan sejak 13 April lalu.
(umi/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































