LaNyalla Dorong Pemerintah Akomodasi Seni Kaligrafi di Ruang Publik

Erika Dyah - detikNews
Senin, 18 Okt 2021 18:55 WIB
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menilai falsafah ajaran perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) sejalan dengan tujuan lahirnya negara dan cita-cita pendiri bangsa. Falsafah tersebut yakni mewujudkan sila ke-5 Pancasila, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Foto: Dok. DPD RI
Jakarta -

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mendorong pemerintah untuk mengakomodasi seni kaligrafi. Ia meminta agar kaligrafi dapat mewarnai ruang publik karena menurutnya, seni Islam bersifat universal dengan keindahan yang dapat dinikmati oleh siapapun.

"Saya, selaku Ketua DPD RI, mendorong agar karya seni Islam dalam bentuk kaligrafi mampu bersaing serta menjadi penghias ruang dewan, ruang Istana, ruang menteri, ruang para pejabat, bahkan hotel dan rumah makan," tegas LaNyalla dalam keterangan tertulis, Senin (18/10/2021).

Dalam pembukaan Pameran 'The Power of Ka'bah' Islamic Art Virtual Exhibition yang berlangsung virtual pada Minggu (17/10), LaNyalla mengungkap pada era di mana manusia saling ketergantungan terhadap teknologi, para seniman, khususnya seniman Islam masih memiliki nafas untuk mewujudkan ide kreatifnya. Salah satunya melalui pameran virtual yang kali ini diselenggarakan di tengah pandemi COVID-19 yang masih melanda dunia.

Pada kesempatan yang sama, ia juga memberikan apresiasi kepada Direktur Islamic Art Exhibition, Arif Syukur sebagai penggagas event pameran Seni Islam yang bekerja sama dengan Jakarta Islamic Centre ini.

Ia menjelaskan pameran yang melibatkan tiga negara, yakni Indonesia, India, dan Malaysia serta diikuti oleh seniman kaligrafi dari 26 negara ini merupakan wujud untuk membangun simpul dalam syiar dakwah melalui seni kaligrafi Islam pada dunia global.

"Selain sebuah terobosan yang luar biasa di tengah lesunya dunia akibat pandemi COVID-19, pameran ini sekaligus diharapkan menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama kaum muslim, untuk meningkatkan spiritualitas pribadi dengan spirit 'Kekuatan Ka'bah', sebagai pemancar energi bagi siapapun yang bisa bertawaf dan ingin melihatnya," ucap LaNyalla.

Senator asal Jawa Timur ini juga mengaku bangga dengan seniman-seniman Islam yang terus berkreasi tanpa henti untuk mengharumkan negeri di dunia internasional.

Ia berharap rangkaian pameran ini tak sebatas menjadi pameran semata. Akan tetapi juga diikuti dengan lelang karya, serta mampu menggerakkan generasi milenial untuk mencintai seni Islami. Sebab menurutnya, hal ini merupakan bagian dari proses membangun sebuah peradaban.

"Semoga karya-karya tersebut dapat mengantarkan para seniman yang terlibat dan kita semua, untuk bisa melepas kerinduan kita untuk bisa bertawaf dan melihat langsung Ka'bah," harap LaNyalla.

(ega/ega)