Luhut: Jika Natal-Tahun Baru Dilampaui Baik, RI Bisa Berstatus Endemi

Tim detikcom - detikNews
Senin, 18 Okt 2021 16:50 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut B Pandjaitan (YouTube Kemenko Marves)
Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut B Pandjaitan (YouTube Kemenko Marves)
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan RI harus bisa mencegah kasus Corona di masa libur Natal dan Tahun Baru. Jika berhasil, Indonesia bisa masuk status endemi.

Luhut awalnya mengingatkan pesan Presiden Jokowi agar dilakukan pencegahan gelombang ketiga Corona di masa libur Natal dan tahun baru. Luhut mengatakan pihaknya akan melakukan rapat.

"Presiden kembali menekankan kepada kami semuanya agar betul-betul berhati-hati dan menyiapkan seluruh langkah mitigasi apabila terjadi gelombang ketiga akibat libur Natal dan tahun baru," ujar Luhut dalam jumpa pers, Senin (18/10/2021).

"Oleh karena itu, kami akan melakukan beberapa kali rapat untuk persiapan itu, terutama mendorong penggunaan PeduliLindungi dan vaksinasi," ujar Luhut.

Jika berhasil dicegah, lanjut Luhut, status pandemi di Indonesia bisa berubah jadi endemi.

"Kalau ini terjadi saya kira kita akan bisa bagus, dan kalau kita bisa melampaui Nataru (Natal dan tahun baru) ini dengan baik pada Januari, saya pikir kita sudah masuk pada endemi. Karena pada waktu itu saya kira kita harapkan terdapat obat antivirus ini," kata Luhut.

Luhut yakin Indonesia mampu keluar dari pandemi. Dia mengatakan seluruh lapisan masyarakat harus kompak dalam penanganan COVID.

"Keberhasilan kita mengendalikan varian Delta hingga saat ini menegaskan bahwa Indonesia bisa mengatasi berbagai permasalahan dan tantangan ke depan, jika kita melakukannya secara kompak. Untuk itu, saya mengajak kita semua untuk bersama-sama, bahu membahu terus menjaga agar COVID-19 tidak kembali melonjak. Tetap gunakan masker, ajak keluarga, saudara, dan teman-teman yang belum divaksin untuk segera divaksin, dan jangan lupa untuk terus secara disiplin menggunakan Peduli Lindungi," kata Luhut.

(idn/tor)