Masih Ada Penggusuran Bikin LBH Bakal Beri Rapor Merah ke Anies Baswedan

Tim detikcom - detikNews
Senin, 18 Okt 2021 06:40 WIB
Gubernur DKI Anies Baswedan memenuhi panggilan KPK sebagai saksi di kasus dugaan pengadaan lahan di Munjul, Jakarta Timur. Anies sempat mengacungkan jempol sebelum diperiksa sebagai saksi.
Foto: Anies Baswedan (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta bakal menyerahkan rapor merah sebagai bentuk kritik terhadap 4 tahun kepemimpinan Anies Baswedan di Jakarta. Salah satu masalah yang disorot adalah penggusuran yang masih terjadi.

Rapor merah itu bakal diserahkan LBH DKI Jakarta kepada Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Senin (18/10/2021). Rapor merah tersebut akan dikirim dalam bentuk kertas posisi.

"Kita di sana jam 1 siang, agendanya mau memberikan kertas posisi yang kita susun, lalu konpers setelahnya," kata pengacara publik LBH Charlie Albajili saat dimintai konfirmasi, Minggu (17/10).

Lantas apa isi rapor merah tersebut? Charlie menyebut rapor merah itu akan berisi laporan LBH Jakarta yang memuat refleksi advokasi, salah satunya terkait kejadian penggusuran warga. Dalam kertas posisi itu, LBH Jakarta mencatat, 79 titik penggusuran tersebar di wilayah Ibu Kota.

"Kisi-kisi yang disorot dalam laporan itu beberapa catatan, refleksi advokasi kita. Soal penggusuran, penanganan pandemi," terangnya.

"Kita sebenarnya sudah susun laporan sejak 2018, setahun persis masa kepemimpinan Anies Baswedan sebagai gubernur. Di situ ada beberapa yang disorot, misalnya tetap ada 79 titik penggusuran di wilayah DKI Jakarta," sambungnya.

Charlie menyebut pihak LBH Jakarta menilai kenyataannya, Anies tetap menerapkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 207 Tahun 2016 tentang Penertiban Pemakaian atau Penguasaan Tanah Tanpa Izin yang Berhak. Fenomena inilah yang dinilai LBH Jakarta bertentangan dengan 23 janji kampanye yang digadang-gadangkan Anies saat Pilgub 2017.

"Ini bertentangan dengan salah satu dari 23 janji kampanye Gubernur Anies Baswedan saat menjadi kontestan pilgub. Dia bilang mau menata kampung kota tanpa menggunakan pendekatan penggusuran, programnya community action plan," ujarnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Tonton juga Video: LBH Sesalkan Polisi Represif saat Tangani Demo Mahasiswa di Tangerang

[Gambas:Video 20detik]