Waspada Gelombang 3 COVID, Waket MPR: Semua Elemen Bangsa Harus Disiplin!

Angga Laraspati - detikNews
Minggu, 17 Okt 2021 20:04 WIB
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mengungkapkan museum memiliki kemampuan untuk membangkitkan kembali idealisme dan nasionalisme bangsa Indonesia.
Foto: Dok. MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat menegaskan ancaman gelombang ketiga COVID-19 hanya dapat dihindari dengan kedisiplinan para pemangku kepentingan. Menurutnya, kedisiplinan tersebut dapat dilakukan dengan menjalankan kebijakan pengendalian COVID-19 yang telah ditetapkan.

"Semua elemen bangsa harus disiplin menjalankan sejumlah kebijakan pengendalian COVID-19 yang telah ditetapkan. Satu saja pihak yang tidak disiplin akan mengacaukan upaya pengendalian yang dilakukan," kata Rerie dalam keterangannya, Minggu (17/10/2021).

Rerie mengatakan di saat pemerintah membuka kembali pintu masuk bagi wisatawan mancanegara, dalam beberapa pekan terakhir mengemuka sebuah kabar salah satu tokoh publik yang tidak menjalani kewajiban karantina usai bepergian dari luar negeri.

Peristiwa itu, menurut Lestari, menciptakan dampak buruk bagi upaya pengendalian COVID-19, di tengah perkiraan sejumlah pakar terkait adanya potensi gelombang ketiga penyebaran virus Corona pascaliburan akhir tahun di tanah air.

Rerie menegaskan tokoh publik yang menjadi panutan banyak orang seharusnya memberikan contoh yang baik dan memiliki tanggung jawab lebih besar dalam mematuhi sejumlah kebijakan pemerintah.

"Apalagi, dalam kasus tersebut yang diabaikan adalah kebijakan yang bertujuan menjaga agar virus Corona tidak menyebar lebih luas lagi," tutur Rerie.

Rerie menilai, upaya pengendalian COVID-19 tidak akan berhasil tanpa peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh publik dan aparat keamanan. Menurutnya, mereka merupakan bagian dari elemen masyarakat yang memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk menjalankan setiap kebijakan dalam pengendalian penyebaran virus korona di tanah air.

"Ketegasan para pemangku kepentingan dalam menerapkan sanksi atas pelanggaran kebijakan itu, harus dilakukan demi menegakkan aturan dan kelancaran proses pengendalian COVID-19," imbuh Rerie.

Menurut Rerie, kolaborasi yang baik antara elemen bangsa selama pandemi ini terbukti mampu menekan jumlah kasus positif COVID-19 dalam beberapa pekan terakhir.

"Kondisi tersebut jangan dirusak dengan ketidakdisiplinan sebagian masyarakat dalam menjalankan kewajiban mematuhi aturan pengendalian penyebaran virus Corona yang berlaku," katanya.

Mempertahankan terkendalinya COVID-19, ujar Rerie, membutuhkan konsistensi semua elemen bangsa dalam melaksanakan sejumlah kebijakan yang telah ditetapkan.

(akd/ega)