Pakai Volvo Tanpa Bendera
Ribhi Temui Menlu Wirajuda
Selasa, 18 Apr 2006 10:30 WIB
Jakarta - Setelah sempat heboh mengaku disandera, mantan Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Indonesia Ribhi Yusuf Awad menemui Menteri Luar Negeri (Menlu) Nur Hassan Wirajuda. Ribhi yang mengaku masih sebagai dubes itu datang ke kantor Deplu dengan menumpang mobil Volvo tanpa bendara Palestina. Ribhi tiba di kantor Deplu, Jl. Pejambon, Jakarta Pusat, sekitar pukul 09.30 WIB, Selasa (18/4/2006). Ribhi yang mengenakan kemeja batik cokelat dan bercelana hitam datang ke Deplu hanya ditemani sopirnya. Mobil yang ditumpangi Ribhi adalah Volvo dengan plat nomor diplomat, CD 104 19. Dilihat dari plat mobilnya, Ribhi memang sudah tidak menggunakan kendaraan dinas sebagai dubes. Kendaraan dinas untuk Dubes Palestina untuk Indonesia berplat CD 01 19. Mobil Ribhi juga tidak dilengkapi dengan bendera Palestina. Biasanya, mobil dinas untuk dubes dilengkapi bendera negaranya yang dipasang di depan samping kiri. Meski begitu, dalam perjalanan dari kantor Kedubes Palestina menuju kantor Deplu, mobil Ribhi dikawal oleh mobil Patwal polisi. Hingga pukul 10.10 WIB, pertemuan Ribhi dengan Hassan Wirajuda masih berlangsung. Hassan menerima Ribhi di ruang kerja Menlu di Gedung Utama. Sehari sebelumnya, Senin (17/4/2006), Ribhi membuat berita heboh. Dia mengaku disandera oleh kuasa usaha Dubes Palestina untuk Indonesia Naseer Abdul Wahab. Namun, saat wartawan mendatangi kantor Kedubes Palestina di Jl. Diponegoro, Jakarta Pusat, ternyata penyanderaan terhadap Ribhi hanya isap jempol belaka. Naseer Abdul Wahab yang mengklaim sebagai Pjs Dubes Palestina membantah menyandera Ribhi. Menurut Naseer, sebenarnya Ribhi sudah diberhentikan dari Dubes Palestina sejak Desember 2005. Namun, hingga saat ini, pemerintahan Palestina yang baru dikuasai Partai Hamas, belum menunjuk penggantinya. Karena belum ada penunjukan dubes baru, Ribhi tetap mengklaim dirinya sebagai dubes. Karena itulah, Ribhi yang saat ini mengaku miskin, belum meninggalkan kantor dubes yang juga dijadikan tempat tinggalnya itu. Dia juga mengklaim Menlu Wirajuda masih mengakui dirinya sebagai dubes. Sementara Naseer Abdul Wahab juga mengklaim, karena belum ada dubes baru, maka otomatis dirinyalah yang menjadi Pjs Dubes Palestina. Menurut Naseer, Ribhi telah diberhentikan dari dubes karena telah memasuki pensiun. Aturan yang dibuat pemerintahan Palestina, dubes pensiun dalam usia 60 tahun. Padahal, saat ini, usia Ribhi sudah 65 tahun.
(asy/)











































