Perolehan Suara Golkar di Pemilu Usai Berjaya 2004

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 17 Okt 2021 12:15 WIB
Ilustrasi Partai Golkar
Foto: Ari Saputra/detikcom
Jakarta -

Partai Golkar bertekad mengulang kemenangan Pemilu 2004 pada Pemilu 2024. Partai beringin itu bersiap menyongsong pemilu mendatang.

Mantan Ketua Umum Golkar yang kini menjabat Dewan Pengarah Golkar Akbar Tandjung menyampaikan pesan kepada seluruh kader. Dia ingin Golkar sungguh-sungguh untuk mengulang kemenangan pemilu 20 tahun silam.

"Ini semua membuat menjadi confidence, kepercayaan diri kita, bahwa menyongsong Pemilu 2024 kita harus mempersiapkan diri dengan lebih sungguh dengan harapan. Kalau pada tahun 2004 kita pernah jadi pemenang, insyaallah tahun 2024, 20 tahun kemudian, kita juga bisa menjadi pemenang," kata Akbar Tandjung dalam seminar daring nasional 'Dua Dasawarsa Kemenangan Golkar 2004-2024', Sabtu (16/10/2021).

Menilik sejarah, Golkar menjadi pemenang pada Pemilu 2004. Perolehan suara Golkar pada 2004 lalu 21,58 persen. Disusul PDIP 18,53 persen dan PKB 10,57 persen.

Setelah kemenangan itu, bagaimana perolehan suara Golkar? Hingga Pemilu 2019, Golkar hanya mendapat perolehan suara 12,31 persen. Berikut datanya:

Pemilu 2004: 24.480.757 (21,58%) suara
Pemilu 2009: 15.037.757 (14,45%) suara
Pemilu 2014: 18.432.312 (14,75%) suara
Pemilu 2019: 17.229.789 (12,31%) suara

Akbar Tandjung menyebut dirinya masih berkeliling Indonesia untuk mengingatkan kader Golkar sungguh-sungguh memenangkan Golkar pada 2024. Dia mengingatkan kader Golkar untuk membawa tema politik yang sesuai dengan keinginan masyarakat. Menurutnya, hal itu agar masyarakat mengetahui Golkar juga membawa aspirasi masyarakat.

"Itulah yang menjadi tekad kita bersama dan semangat itu. Saya sebagai Ketua Dewan Kehormatan, untuk menyiapkan program-program, yang saya lakukan kunjungan ke berbagai wilayah Tanah Air kita, ke seluruh provinsi Tanah Air, agar seluruh jajaran Partai Golkar mempersiapkan diri sungguh-sungguh," ujarnya.

Akbar Tandjung menilai masih ada dua tahun untuk mempersiapkan Pemilu 2024. Dia yakin Golkar dan Ketum Airlangga Hartarto bisa meraih kemenangan di Pemilu 2024 jika menyampaikan pesan yang tepat ke masyarakat.

"Bahkan lebih dari itu, harapan kita, calon presiden kita, yang tidak lain Ketua Umum Partai kita, juga insyaallah akan menjadi pemenang dalam pemilu presiden 2024 yang akan datang," imbuhnya.

Hal senada disampaikan Waketum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia. Dia mengatakan Golkar bertekad mengembalikan kejayaan Pemilu 2004 pada Pemilu 2024. Dia mengatakan salah satu upaya yang dilakukan saat ini mengurangi konflik internal.

"Oleh karena itu, kami sekarang sedang berupaya, jadi kami merasa generasi yang malu kalau kemudian tak bisa mengulangi setelah 2004 itu tidak bisa menang lagi. Oleh karena itu, kami bertekad bagaimana mengembalikan kejayaan Golkar pada 2024 setelah 20 tahun kemudian, setelah 2004, baru menang untuk pertama kali," ujarnya.

Doli percaya diri Partai Golkar tak kekurangan tokoh untuk Pemilu 2024. Bahkan, kata Doli, banyak yang dulu kader Golkar kini keluar dari partai dan membentuk partai baru.

"Saya mencatat pertama adalah Golkar ini partai yang kokoh, bertahan dengan semua cobaan, dan tetap eksis gitu ya, dan berperan penting bahkan di tengah gempuran perubahan dan munculnya partai baru. Jadi Golkar memiliki kader-kader andal," ucapnya.

(idn/gbr)