Pengamat Sebut Kekompakan Jokowi-Prabowo Beri Efek Moral Positif

Yudistira Imandiar - detikNews
Minggu, 17 Okt 2021 09:35 WIB
Naik Jip, Jokowi-Prabowo Cek Kesiapan Pasukan Komcad (Foto: Tangkapan layar YouTube Setpres)
Foto: Naik Jip, Jokowi-Prabowo Cek Kesiapan Pasukan Komcad (Foto: Tangkapan layar YouTube Setpres)
Jakarta -

Pengamat Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengatakan ada makna besar di balik kekompakan Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Belakangan, keduanya kerap melakukan kunjungan kerja atau menghadiri sebuah acara bersama, seperti dalam penetapan komponen cadangan (Komcad) TNI.

"Ketika dua pemimpin ini bersatu dapat menciptakan efek moral positif di masyarakat bahwa negara ini stabil," ujar Adi dikutip dalam keterangan tertulis, MInggu (17/10/2021).

Adi mengulas kekompakan Jokowi dan Prabowo terlihat di beberapa kesempatan. Beberapa hari sebelum penetapan Komcad, Jokowi didampingi Prabowo juga meresmikan RS LB Moerdani yang dibangun oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) di Merauke, Papua untuk mendukung penanganan COVID-19 di Papua, sekaligus mendukung acara PON Papua.

Beberapa waktu sebelumnya, Prabowo juga mendampingi Jokowi kunker ke Kalimantan Tengah untuk mengecek perkembangan vaksinasi, meresmikan jalan tol Balikpapan-Samarinda ruas Balikpapan-Samboja, dan meninjau sodetan atau terusan buatan yang merupakan akses jalan menuju ibu kota negara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur.

"Jokowi terlihat nyaman dan mengandalkan Prabowo di beberapa kesempatan. Prabowo pun terlihat sangat menghormati Jokowi selaku pimpinannya," sebut Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia ini.

Jokowi, lanjut Adi, juga terlihat puas dengan kinerja Prabowo sebagai Menhan. Ini terlihat dari kehadiran Jokowi di acara penetapan komcad hingga selesai. Presiden pun terlihat begitu menikmati acara. Jokowi bahkan menyetir mobil boogie menuju tempat upacara.

"Presiden hadir sampai habis dalam acara penetapan komcad beberapa waktu lalu adalah sinyal bahwa Jokowi puas dengan kinerja Prabowo," cetus Adi.

Sebaliknya, kata Adi, dukungan Prabowo terhadap kebijakan Jokowi juga jelas terlihat. Misalnya soal penanganan COVID-19 dan ibu kota negara yang secara tegas disampaikan oleh Prabowo.

Adi menguraikan Prabowo kinerja positif tercermin dari beberapa hal. Pertama, mensukseskan komcad yang menjadi warisan pemerintahan Jokowi jilid pertama.

Kedua, Prabowo mampu mendapatkan lisensi pembuatan fregat Arrowhead 140 dari produsen asal Inggris, Babcock International. Kapal perang ini nantinya akan diproduksi PT PAL dan dilengkapi rudal permukaan dan udara.

Adi menuturkan Upaya tersebut selaras dengan instruksi Jokowi yang menginginkan belanja pertahanan mampu dikapitalisasi menjadi investasi. Tujuannya, memprioritaskan industri pertahanan Tanah Air dan teknologinya bisa diadopsi langsung oleh Indonesia.

Ketiga, Kemhan di bawah Prabowo mampu mendirikan RS Jenderal TNI LB Moerdani di Merauke, Papua, dengan cepat, yaitu dalam tempo 20 hari. Hal ini sesuai dengan kerja cepat yang diinginkan Jokowi.

(akd/ega)