Evakuasi Korban Kecelakaan di Tol Cipularang Berlangsung Selama 3 Jam

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 17 Okt 2021 00:05 WIB
Kecelakaan truk timpa minibus di Tol Cipularang
Kecelakaan Tol Cipularang (Foto: (Dian Firmansyah/detikcom)
Jakarta -

Truk membawa peti kemas terguling dan menimpa minibus di Tol Cipularang arah Jakarta. Akibat kejadian ini satu orang tewas dan 7 terluka.

Proses evakuasi peristiwa itu berjalan alot. Muatan peti kemas yang berat, membuat petugas menerjunkan 2 unit crane untuk mengangkat peti kemas yang menimpa mobil Hyundai itu.

Truk itu terguling hingga menutup jalan. Sehingga, lalu lintas dari arah Bandung menuju Jakarta sempat tertutup.

"Evakuasi sudah selesai tadi sekitar pukul 22.00 WIB," ujar Kanit Laka Satlantas Polres Purwakarta Ipda Jamal Nasir, saat dihubungi detikcom, Sabtu (16/10/2021).

Proses evakuasi berlangsung lama mengakibatkan arus lalu lintas macet parah. Untuk mengurai kepadatan, petugas memberlakukan sistem buka tutup di lajur Jakarta menuju Bandung.

1 Tewas dan 7 Lainnya Terluka

Sebelumnya, kecelakaan melibatkan truk kontainer dan minibus terjadi di ruas jalan Tol Cipularang, KM 91.200, wilayah Sukatani, Purwakarta. Kecelakaan mengakibatkan 1 orang tewas bernama Ian Bastian (64), warga Serpong, Kota Tangerang Selatan.

Kanit Laka Satlantas Polres Purwakarta Ipda Jamal Nasir mengatakan kecelakaan terjadi pada pukul 17.25 WIB. Diduga, truk hilang kendali saat di jalanan menurun, lalu menimpa mobil minibus.

"Kendaraan datang dari arah Bandung menuju Jakarta, setiba di lokasi kejadian di jalan sedikit menurun, truk hilang kendali kemudian terguling lalu menimpa kendaraan minibus Hyundai yang berusaha menyalip dari sebelah kiri," ujar Ipda Jamal Nasir, dilokasi kejadian, Sabtu (16/10).

Jamal menjelaskan, sebelum terguling, truk menabrak pembatas jalan kemudian datang minibus itu berusaha menyalip kendaraan dari sebelah kiri. Akibatnya, minibus itu tertimpa peti kemas bermuatan ribuan botol air mineral.

"Satu orang tewas terjepit badan kendaraan, sementara tujuh orang penumpang ya selamat," katanya.

Saat ini korban tewas dan luka sudah berada di Rumah Sakit Abdul Radjak Purwakarta. Proses evakuasi berjalan hingga tiga jam.

(eva/mei)