Ketua Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Larang Edar Komik Superman Biseksual

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Sabtu, 16 Okt 2021 07:23 WIB
Komik Superman: Son of Kal-El
Komik Superman baru (Foto: DC Comics/ Istimewa)

Ace khawatir komik Superman Biseksual itu berpengaruh negatif terhadap tumbuh kembang anak. Utamanya bagi anak-anak yang belum memiliki literasi mengenai pendidikan seksual.

"Bagi anak-anak yang belum memiliki pengetahuan tentang pendidikan seks, informasi dan pengetahuan tentang biseksual akan mempengaruhi terhadap perkembangan perilaku seksual anak," sebut dia.

Ketua DPP Golkar itu meminta agar penjualan komik yang akan dirilis November mendatang oleh DC Comics itu dibatasi di RI. Dia mengatakan komik itu harus dilarang untuk anak-anak.

"Jadi sebaiknya harus dipastikan peredarannya dibatasi dan jangan dijual bebas. Ya betul harus dilarang untuk anak-anak," kata Ace.

Sebelumnya, DC Comics mengenalkan Jon Kent, karakter Superman baru sebagai biseksual. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mewaspadai peredaran komik tersebut di Indonesia.

"Isu orientasi seksual LGBT yang dikemas dalam bentuk comics tentunya perlu diwaspadai dampaknya pada masyarakat, khususnya anak-anak," kata Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA, Nahar melalui keterangan tertulis, Jumat (15/10).

Nahar mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) sebelum komik Superman itu masuk dan beredar di Indonesia. Selain itu kata Nahar, KemenPPPA juga akan berkoordinasi dengan Kominfo untuk mewaspadai pendistribusian komik dalam bentuk e-book.


(lir/knv)